84 Mantan Pengguna Napza-Pengidap HIV/AIDS Terima Bantuan PHL


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Dinas Sosial Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan Pemenuhan Hidup Layak (PHL) dari Kementerian Sosial berupa sembako kepada 84 anggota masyarakat rentan masalah sosial.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial Istichomah kepada perwakilan penerima di Kantor Dinas Sosial Jalan Letjen Soeprapto Ungaran, Kamis (30/7/2026) siang.

Dijelaskan oleh Istichomah para penerima bantuan diantaranya adalah mantan pengguna Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza) dan Pengidap HIV/AIDS.

“Bantuan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Kami menjalin komunikasi dengan para pendamping untuk mendapatkan data penerima yang tepat,”terangnya.


Koordinator Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) “Melati ” yang mendampingi para pengidap HIV/AIDS, Sunaryo mengakui bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi para pengidap.

Baca juga:  Pengemis dan Pengamen di Salatiga Turun Drastis Setelah Dirazia

Sebab, stigma negatif yang disandang mempengaruhi  kesempatan mendapatkan pekerjaan yang layak. Dia berharap mereka dapat dimasukkan dalam kelompok desil 1 sampai 4 agar bisa memperoleh bantuan sosial dari Pemerintah.

Sejak tahun 1992, KDS “Melati” telah mendampingi lebih dari seribu pengidap HIV/AIDS. Sedangkan yang mendapat bantuan sosial baru sekitar sepuluh persen.

Bantuan sembako program Pemenuhan Hidup Layak dari Kemensos RI itu disalurkan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rehabilitasi Sosial Sentra Antasena Magelang.

Pekerja Sosial Sentra Antasena, Eka Budi Rahardjo menjelaskan dua Klaster yang menjadi sasaran kali ini adalah mantan pengguna Napza dan pengidap HIV/AIDS. Bantuan antara lain berupa 10 kg beras, 15 butir telur, 2 liter minyak goreng dan lima kaleng susu cair.

Baca juga:  Bupati Semarang Puji Toleransi Antar Umat Beragama di Dusun Lendoh Jambu

“Bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup layak para penerima,” pungkasnya. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...