Enam Kampung Solo Masuk Nominasi Kampung Keren Tanpa Rokok 2026


JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Dinas Kesehatan Kota Surakarta berkolaborasi dengan Yayasan KAKAK menggelar Kampung Keren Tanpa Rokok Award 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) pada Kamis, 30 Juli 2026.

Mengusung tema Sayangi Anak, Wujudkan Kampung Keren Tanpa Rokok, ajang ini menjadi bentuk apresiasi bagi wilayah yang konsisten menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) demi menjamin hak tumbuh kembang anak di lingkungan yang sehat.

Inovasi Kampung Bebas Asap Rokok (KBAR) sendiri telah dikembangkan Pemerintah Kota Surakarta sejak 2015 guna mendukung Perda Kota Surakarta Nomor 9 Tahun 2019.

Direktur Yayasan KAKAK, Shoim Sahriyati, menegaskan bahwa keberhasilan KTR sangat ditentukan oleh partisipasi aktif masyarakat di samping regulasi yang ada.


Baca juga:  Bupati Juliyatmono Inginkan Putranya Ilyas Belajar Sesuai Zaman

“Hingga tahun 2026, gerakan ini telah menjangkau 150 KBAR di 54 kelurahan,” ungkap Shoim.

Pengembangan model KBAR ini mengacu pada delapan indikator utama, meliputi kelembagaan, penegakan aturan, media informasi, penyediaan saung rokok, pendataan, keterlibatan masyarakat, jaringan, serta lingkungan bebas iklan rokok.

Pada gelaran tahun ini, sebanyak enam KBAR berhasil menembus babak nominasi penerima penghargaan. Wilayah tersebut meliputi KBAR RW 11 Kelurahan Pasar Kliwon, KBAR RW 9 Kelurahan Karangasem, KBAR RW 31 Kelurahan Mojosongo, KBAR RW 10 Kelurahan Manahan, KBAR RW 7 Kelurahan Purwosari, dan KBAR RW 2 Kelurahan Joyotakan.

Berbagai inovasi lahir dari kampung-kampung ini, mulai dari pembentukan Satgas KTR dari kalangan muda hingga penerapan denda denda telur bagi warga yang merokok di dekat kelompok rentan.

Baca juga:  Pilkades Serentak 5 Pentahana Tumbang dan 5 Lawan Istri Sendiri

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono, mengapresiasi praktik baik tersebut dan menargetkan replikasi gerakan ke seluruh kampung di Kota Solo. Senada, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, dr Retno Erawati Wulandari, menyatakan kesiapan jajarannya dan puskesmas untuk memfasilitasi pendampingan bagi kampung lain yang ingin mendeklarasikan diri sebagai KBAR. (dea/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...