JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Pesta hadiah mewarnai pengundian Tabungan Bima Bank Jateng Periode II 2025 dan Periode I 2026 di Mal 23 Semarang, Minggu, 2 Agustus 2026.
Di tengah pembagian ratusan hadiah bagi nasabah setia dari berbagai daerah, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendorong manajemen bank milik Pemprov Jateng tersebut untuk tak henti meningkatkan mutu pelayanan.
Taj Yasin menyampaikan, apresiasi kepada masyarakat yang terus mempercayakan layanan keuangannya kepada Bank Jateng. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi faktor penting untuk mendorong kinerja bank tersebut terus meningkat.
“Ini adalah komitmen bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengapresiasi masyarakat yang mendukung perbankan di Jawa Tengah. Dengan dukungan itu, rating Bank Jateng terus meningkat,” ujar dia.
Ia menegaskan, capaian tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi Bank Jateng untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kami berharap pelayanan terus ditingkatkan, termasuk penyampaian informasi kepada masyarakat. Sekarang Bank Jateng juga mulai mengembangkan layanan perbankan syariah untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang ingin menggunakan layanan keuangan syariah,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko mengatakan, undian Tabungan Bima telah menjadi tradisi apresiasi bagi nasabah sejak tahun 1990.
“Selama 36 tahun kami berkomitmen memberikan apresiasi kepada nasabah-nasabah loyal Bank Jateng. Hari ini kami sekaligus mengundi dua periode, yakni Periode II Tahun 2025 dan Periode I Tahun 2026, sehingga langsung kami siapkan dua grand prize Toyota Innova Zenix Hybrid,” ujarnya.
Selain dua mobil Toyota Innova Zenix Hybrid, Bank Jateng juga membagikan hadiah utama senilai Rp75 juta kepada 136 pemenang, serta hadiah kedua sebesar Rp15 juta kepada 406 pemenang.
“Hari ini benar-benar menjadi pesta hadiah bagi para nasabah setia Bank Jateng,” kata Bambang.
Ia menjelaskan, kesempatan memenangkan hadiah sangat terbuka bagi seluruh nasabah. Untuk mengikuti undian grand prize mobil, nasabah cukup memiliki saldo rata-rata Rp30 juta. Sementara hadiah Rp75 juta dapat diikuti dengan saldo rata-rata Rp10 juta, dan hadiah Rp15 juta cukup dengan saldo rata-rata Rp2 juta.
Menurut Bambang, skema tersebut sengaja dirancang agar semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan memperoleh hadiah sekaligus membangun budaya menabung.
Lebih jauh, Bambang menegaskan, Bank Jateng bukan sekadar lembaga penghimpun dan penyalur dana, melainkan bank pembangunan daerah yang memiliki misi memperkuat perekonomian Jawa Tengah.
“Bank Jateng adalah milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota. Karena itu, menjadi kewajiban kami untuk terus membesarkan Bank Jateng agar tetap menjadi bank kebanggaan masyarakat Jawa Tengah,” ujarnya.
Ia mengatakan, Bank Jateng terus memperluas penyaluran kredit, khususnya kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami selalu fokus menyalurkan kredit produktif kepada UMKM agar aktivitas ekonomi di Jawa Tengah terus tumbuh. Bank Jateng juga terus bersinergi dengan kepala daerah dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (ucl)



