RSUP dr. Kariadi dan PDAM Tirta Moedal Sepakat Bangun Kerja Sama Strategis untuk Layanan Publik


JATENGPOS.CO.ID SEMARANG – PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dan RSUP dr. Kariadi menjajaki kerja sama strategis bersinergi untuk memperkuat layanan publik. Kolaborasi ini tidak hanya mencakup penyediaan air bersih, tetapi juga dukungan sistem perpipaan, pemanfaatan air minum dalam kemasan produksi PDAM, hingga kerja sama di bidang laboratorium dan layanan kesehatan.

Direktur Utama RSUP dr. Kariadi Semarang, Agus Akhmadi, menilai sinergi antarlembaga pemerintah harus terus diperkuat agar manfaat ekonominya kembali kepada masyarakat dan daerah.

“Prinsip kami sederhana, sama-sama milik negara. Kami ingin mengutamakan produk dan layanan dari sesama instansi pemerintah. Kalau bisa membeli produk PDAM, kenapa harus membeli produk dari luar. Uangnya tetap berputar di daerah dan akhirnya menjadi manfaat bagi masyarakat,” ujar Agus.

Menurutnya, kebutuhan air bersih di RSUP dr. Kariadi sangat besar. Saat ini rumah sakit dengan kapasitas 1.221 tempat tidur tersebut mengonsumsi sekitar 36.000 meter kubik air setiap bulan.


Angka itu diperkirakan terus meningkat seiring rencana pembangunan tiga gedung baru yang akan menambah sekitar 300 tempat tidur.

Baca juga:  Nekat Nyalon Walikota dari PDIP, Pengusaha Solo Rudy Indijarto Siap Keluar dari Zona Nyaman

Karena itu, Agus berharap PDAM Tirta Moedal dapat terlibat sejak tahap perencanaan pembangunan, khususnya dalam penyusunan sistem distribusi air bersih di kompleks rumah sakit.

“Kami membutuhkan masukan dari PDAM, terutama terkait desain jaringan perpipaan menuju gedung-gedung baru. Apalagi ada bangunan peninggalan Belanda yang sistem pipanya perlu dikaji kembali,” katanya.

Selain infrastruktur, kedua belah pihak juga akan menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) resmi. Kerja sama tersebut mencakup pelayanan kesehatan bagi pegawai PDAM, dukungan teknis, hingga berbagai bentuk kolaborasi lain yang saling menguntungkan.

“Kalau sudah ada kerja sama resmi, koordinasi tentu akan lebih mudah. Yang terpenting adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik,” tambah Agus.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Adi Setiawan, mengatakan RSUP dr. Kariadi merupakan pelanggan strategis yang membutuhkan pasokan air dengan standar pelayanan tertinggi karena berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan.

“Rumah Sakit Kariadi merupakan salah satu pelanggan utama kami dengan kebutuhan air yang sangat besar. Pelayanan air di rumah sakit harus benar-benar prima karena menyangkut keselamatan manusia. Kami siap memperkuat kuantitas maupun kualitas pasokan air, termasuk mendukung kebutuhan gedung baru yang sedang direncanakan,” kata Mas Wawan, sapaan akrabnya, Rabu (5/8/2026).

Baca juga:  Pemprov Jateng Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

Ia menambahkan hubungan PDAM dan RSUP dr. Kariadi memiliki nilai sejarah panjang. Salah satunya ditandai keberadaan Reservoir Siranda yang telah dibangun sejak lebih dari satu abad lalu dan menjadi bagian penting perkembangan layanan air minum di Kota Semarang.

Tak hanya soal distribusi air bersih, PDAM juga menawarkan berbagai bentuk kerja sama lain. Mulai dari pengujian laboratorium yang telah berstandar ISO, penyediaan air minum dalam kemasan, hingga pendampingan teknis untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air di lingkungan rumah sakit.

“Kami memiliki laboratorium yang sudah berstandar ISO, tenaga ahli kebocoran jaringan, hingga kemampuan melakukan pemetaan penggunaan air. Semua itu bisa kami sinergikan agar pelayanan di RSUP dr. Kariadi semakin optimal,” ujarnya. (sgt)


TERKINI


Rekomendasi

...