520 Hektare Lebih Api Melumat Bromo, Tiga Helikopter Water Bombing Terus Berjibaku


JATENGPOS.CO.ID, PROBOLINGGO- Langit Gunung Bromo masih diselimuti asap. Hingga Senin (10/8/2026) pagi, petugas gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan yang kini telah melahap lahan seluas 520 hektare lebih.Tiga helikopter water bombing terus hilir-mudik menjatuhkan air ke titik api yang masih menyala di sekitar P30, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, dan kawasan Penanjakan Satu.

Api membakar cepat karena lahannya didominasi rumput kering khas pegunungan. Vegetasi dan bunga edelweiss yang jadi ikon Bromo juga ikut terbakar.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memimpin langsung rapat koordinasi Minggu pagi untuk menyusun strategi pemadaman agar api tidak semakin meluas. Pemadaman dilakukan dua jalur. Dari udara, 3 helikopter water bombing dikerahkan. Dari darat, petugas mengerahkan 7 unit mobil pemadam, 3 drone water spray, dan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur. Tapi medan Bromo tidak mudah.

“Kendala kita saat ini memang keterbatasan alat manual. Ada titik panas yang masih tersisa, api kecil itu memang harus manual. Yang besar ditangani menggunakan helikopter,” kata Emil, Minggu (9/8).


Baca juga:  Teknologi, Market, dan Green Financing Komponen Penting Transisi Energi

Angin kencang di pegunungan juga membuat bara api mudah menyebar. Untuk titik di lereng tebing curam yang sulit dijangkau tim darat, pemerintah menambah 2 unit helikopter water bombing bantuan dari BNPB dan TNI AL.

Karena api semakin tidak terkendali, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengambil keputusan pahit: menutup total seluruh kawasan wisata Gunung Bromo mulai Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB.

“Kebakaran hutan di Kaldera Bromo yang pertama kali terdeteksi 3 Agustus lalu kini melebar dengan cepat dan mengancam keselamatan pengunjung maupun petugas,” ujar Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha.Penutupan berlaku untuk semua pintu masuk. Tidak ada pengecualian.

Lima pintu utama yang ditutup: Cemorolawang – Probolinggo, Wonokitri – Pasuruan, Jemplang – Malang, Coban Trisula – Malang, dan Senduro – Lumajang.Rudijanta memastikan batas waktu pembukaan akan diumumkan sesuai perkembangan di lapangan.

Baca juga:  Kereta Cepat Jakarta - Semarang jadi Prioritas Kemenhub

Bagi wisatawan yang sudah terlanjur beli tiket online bulan Agustus, TNBTS memberi dua opsi: penjadwalan ulang atau pengembalian dana penuh melalui admin aplikasi booking online TNBTS.Api Meledak 66 Kali Lipat dalam 6 Hari

Data terbaru sangat mengkhawatirkan. Kebakaran yang awalnya hanya 7,9 hektare pada 3 Agustus 2026, kini membengkak jadi 520 hektare dalam 6 hari.Rinciannya: 4 Agustus: 44 hektare 5 Agustus: 51 hektare6 Agustus: 60 – 80 hektare 8 Agustus: ± 176 hektare 9 Agustus: 520 hektare.

“Operasi pemadaman gabungan terus dilakukan 24 jam lewat jalur darat, udara, dan pemantauan drone,” tegas Rudijanta.

TNBTS mengimbau keras kepada wisatawan, warga lokal, hingga penyedia jasa trip untuk menahan diri dan tidak memasuki kawasan selama masa darurat.Bromo boleh berhenti sejenak. Tapi perjuangan memadamkan api dan menyelamatkan “atap Jawa Timur” ini, belum selesai. (dbs/muz)


TERKINI

Rekomendasi

...