Rober Tegaskan Ekonomi Harus Berdampak bagi Rakyat


JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR — Komitmen Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berpihak kepada masyarakat kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Uji Petik Nomine Kabupaten Berkinerja Sangat Baik dalam Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) yang dilakukan oleh tim penilai dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dan Kementerian PPN/Bappenas.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Podang Kantor Bupati Karanganyar, Selasa (11/8/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M. bersama jajaran perangkat daerah terkait.

Dalam paparannya, Bupati Karanganyar menegaskan bahwa investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai modal yang masuk, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, investasi harus mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Investasi harus memberikan dampak nyata bagi rakyat. Karena itu, kami terus mendorong perluasan investasi yang dibarengi dengan penyerapan tenaga kerja lokal dan penguatan ekonomi kerakyatan,” tegas Bupati.


Baca juga:  Jelang Idul Adha, Harga Hewan Kurban di Solo Mulai Naik

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan berbagai kemudahan kepada investor melalui kebijakan insentif daerah sekaligus menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten melalui program pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) yang didanai APBD. Di sisi pelayanan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karanganyar terus melakukan inovasi melalui penyederhanaan regulasi perizinan berbasis risiko serta pengembangan layanan digital POIN dan SENYUM LKPM. Berbagai inovasi tersebut dihadirkan untuk mempercepat proses perizinan, meningkatkan kepastian berusaha, dan memberikan pelayanan yang semakin mudah, cepat, serta transparan bagi para pelaku usaha.

Penguatan ekonomi daerah juga dilakukan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus memperluas akses pemasaran produk lokal melalui Rumah Dekranasda, hotel berbintang, hingga jaringan ritel modern. Bahkan, sejumlah produk unggulan telah berhasil menembus pasar internasional, di antaranya olahan ketela rambat varietas Waluhara yang diekspor ke Korea Selatan serta produk olahan jahe yang dipasarkan hingga Amerika Serikat.

Baca juga:  Media Center, Kado Manis Peringatan HPN ke-80 di Polresta Surakarta

Usai pemaparan, tim penilai melaksanakan pendalaman materi, verifikasi dokumen, serta peninjauan terhadap implementasi program pada perangkat daerah terkait sebagai bagian dari proses penilaian nasional. (yas/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...