Baznas Sukoharjo Salurkan Zakat Rp 433,3 Juta Sasar 200 Mustahik


JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukoharjo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengadministrasi keadilan sosial. Sebanyak 200 mustahik di wilayah Sukoharjo menerima penyaluran bantuan dari berbagai program unggulan dengan nilai total mencapai Rp 433.300.000.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Kompleks Setda Pemkab Sukoharjo pada Rabu, 12 Agustus 2026. Bantuan yang disalurkan mencakup empat pilar program utama, yaitu Sukoharjo Cerdas, Sukoharjo Peduli, Sukoharjo Sehat, dan Sukoharjo Makmur.

Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, menyatakan bahwa dana yang disalurkan merupakan amanah dari para muzakki atau masyarakat Sukoharjo yang menitipkan zakat dan infaknya melalui Baznas. Pengelolaan dana tersebut dipastikan berjalan secara akuntabel dan transparan agar kemanfaatannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga:  Jumenengan Ke-4 Mangkunegara X, 18 Tokoh Terima Gelar, Termasuk Bambang Pacul dan Dirut Pertamina

“Pemerintah hadir melalui Baznas untuk mengelola dan mengadministrasi keadilan sosial lewat zakat. Roh dari gerakan ini adalah gotong royong dan empati yang dikeroyok bersama-sama, sehingga intervensi bantuan bisa lebih besar dan tepat sasaran,” ungkap Eko Sapto Purnomo.

Ia juga menambahkan bahwa Baznas memiliki fleksibilitas tinggi untuk menjangkau warga kurang beruntung yang mungkin belum tercover oleh data statistik resmi pemerintah.

Sementara itu, Ketua Baznas Sukoharjo, H. Sardiyono, menjelaskan bahwa mekanisme pengajuan bantuan didasarkan pada permohonan aktif dari masyarakat sangat mudah.

Setiap pemohon wajib melampirkan KTP, KK, serta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Syarat-syarat tersebut menjadi dasar verifikasi bahwa penerima merupakan warga Sukoharjo dan masuk dalam kategori asnaf fakir miskin.

Baca juga:  Karanganyar Hapus Sanksi Administrasi Pajak Daerah

“Baznas memastikan bantuan ini tepat sasaran. Kami selalu menerjunkan tim untuk melakukan survei lapangan guna memastikan kelayakan dan ketepatan bantuan. Untuk program Sukoharjo Makmur yang menyasar modal usaha, survei dilakukan untuk memastikan pemohon benar-benar memiliki usaha produktif agar bantuan tidak sia-sia,” kata Sardiyono.

Untuk program Sukoharjo Cerdas, bantuan paling banyak disalurkan guna membantu penebusan ijazah atau pelunasan tunggakan SPP siswa, terutama pada momen kelulusan atau kenaikan kelas.

Sedangkan pada program Sukoharjo Sehat, Baznas bergerak cepat memberikan bantuan intervensi darurat, salah satunya untuk mengatasi kendala tunggakan kepesertaan BPJS Kesehatan warga agar fasilitas medis mereka dapat segera digunakan kembali.(dea/rit)

 


TERKINI

Bank Jateng Ingin Jadi “Bank Sejuta Umat”

Rekomendasi

...