JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) melakukan terobosan, untuk menghidupkan kawasan wisata yang selama ini sepi pengunjung. Seperti halnya Taman Krida Wisata kini tengah disiapkan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan konsep rekreasi keluarga di tengah kota.
Langkah menyegarkan ini diambil dengan menggandeng investor lokal, untuk mengelola dan menata ulang kawasan. Kerja sama dengan pihak ketiga ini, pun diharapkan mampu mendongkrak produktivitas lahan sekaligus menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
‘’Nilai investasi pengelolaan objek wisata ini diperkirakan mencapai Rp 677 juta untuk masa sewa selama satu tahun,’’ ungkap Kepala Disbudpar Kabupaten Kudus, Abdul Halil, Kamis (13/8).
Pihaknya menjelaskan, bahwa konsep baru Taman Krida akan tetap mempertahankan karakter alaminya. Pohon-pohon rindang di lokasi akan tetap dijaga agar suasana tetap sejuk, namun akan dipadukan dengan wahana permainan modern yang ramah anak.
‘’Nanti akan jadi taman di tengah kota, kita poles sedikit dan disesuaikan dengan wahana permainan yang menarik. Salah satu fasilitas hiburan yang sedang dipertimbangkan untuk menarik minat wisatawan adalah kereta api mini untuk anak-anak,’’ ungkapnya.
Saat ini pintu masuk taman tampak ditutupi spanduk besar bertuliskan “Coming Soon Taman Tengah Kota”. Penutupan sementara dilakukan karena proses penataan fisik sedang berlangsung di lapangan. Pemerintah daerah menargetkan seluruh proses renovasi rampung pada tahun ini.
Melalui pengelolaan yang lebih profesional, Taman Krida diharapkan dapat mengubah citra lamanya yang sepi menjadi pusat hiburan alternatif yang ramai,’’Ini sebagai sarana hiburan masyarakat, jadi berwisata tak harus ke destinasi wisata jauh karena di pusat kota ada,’’ pungkas Halil. (han/rit)




