YJI Jateng Dorong Kabupaten/Kota Miliki Klub Jantung Sehat


 

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Jawa Tengah mendorong seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah memiliki dan mengembangkan Klub Jantung Sehat (KJS) sebagai wadah masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mencegah penyakit jantung sejak dini.

 

Ketua YJI Cabang Provinsi Jawa Tengah dr. Dyah Anggraeni, M.Kes., Sp.PK mengatakan keberadaan Klub Jantung Sehat menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan promotif dan preventif penyakit jantung di masyarakat. Melalui klub, masyarakat dapat membangun kebiasaan berolahraga sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat.

 

“Kesehatan jantung harus dibangun sejak dini melalui kebiasaan hidup sehat. Kami ingin mengajak masyarakat dari berbagai generasi untuk bergerak bersama, menjaga pola hidup, melakukan aktivitas fisik secara teratur, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujarnya.

 

Menurut Dyah, pengembangan KJS perlu dilakukan secara lebih luas agar gerakan hidup sehat tidak hanya terpusat di wilayah tertentu. YJI Jawa Tengah mendorong kabupaten/kota yang belum memiliki klub untuk segera membentuknya dan memperkuat klub yang sudah ada.

Baca juga:  SIG Masuk Daftar Konstituen Indeks IDX ESG Leaders

 

“Gerakan hidup aktif harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar dilakukan sesekali. Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan jantung adalah investasi kesehatan untuk jangka panjang,” katanya.

 

Sementara itu, Kabid Preventif YJI Jawa Tengah Sugeng Purwoko menyampaikan saat ini KJS telah terdapat di 22 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Total terdapat 81 klub dengan 423 pelatih dan 13.542 anggota.

 

“Dari jumlah tersebut, anggota laki-laki sebanyak 852 orang dan perempuan 12.690 orang. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan Klub Jantung Sehat cukup besar,” ujarnya.

 

Selain klub berbasis masyarakat, YJI Jawa Tengah juga mencatat terdapat KJS yang berada di lingkungan perusahaan. Saat ini terdapat 14 klub dengan 36 pelatih dan sekitar 1.800 anggota.

 

“Klub yang berada di perusahaan juga menjadi bagian penting dalam gerakan jantung sehat. Anggotanya terdiri dari 367 laki-laki dan 1.433 perempuan,” katanya.

 

Baca juga:  Pos AHASS TEFA SMKN1 Wonosegoro Gelar Skena Garage

Dyah menambahkan, keberadaan KJS merupakan salah satu sarana untuk mengimplementasikan Panca Usaha Jantung Sehat yang dirangkum dalam akronim SEHAT, yakni Seimbangkan gizi, Enyahkan rokok, Hadapi dan atasi stres, Awasi tekanan darah, serta Teratur berolahraga.

 

“SEHAT bukan hanya sebuah slogan. Ini adalah kebiasaan yang harus kita mulai dari diri sendiri dan keluarga. Ketika dilakukan bersama-sama, dampaknya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

 

Penguatan gerakan tersebut dilakukan YJI Jawa Tengah melalui rangkaian kegiatan bertema “SEHAT untuk Semua Generasi” di Semarang, Sabtu (29/8). Kegiatan meliputi Senam Jantung Sehat Bersama yang diikuti sekitar 2.000 peserta, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan dokter spesialis hingga berbagai layanan kesehatan bergerak.

 

Dyah mengatakan, keterlibatan pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, komunitas, dunia usaha dan keluarga sangat diperlukan untuk memperluas gerakan kesehatan jantung.

 

“Jantung sehat adalah tanggung jawab kita bersama. Harapannya, masyarakat tidak menunggu sakit untuk mulai peduli terhadap kesehatan,” tandasnya.(aln)


TERKINI


br>

Rekomendasi

...