The Market Bloom District Bawa 80 Brand Nasional ke Semarang


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Puluhan brand nasional dari berbagai daerah hadir dalam The Market Bloom District yang digelar di DP Mall Semarang. Event yang berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (4-6/9/2026), tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menemukan beragam produk fashion dan lifestyle yang belum banyak tersedia di Kota Semarang.

 

Salah satu penyelenggara The Market, Christian Kurniawan, mengatakan sekitar 110-115 tenant ikut ambil bagian dalam event tersebut dengan membawa sekitar 70-80 brand nasional.

 

“Sekitar 85 persen vendor yang kami pakai memang dari luar Semarang, sedangkan dari Semarang mungkin hanya sekitar 10 persen,” katanya.

 

Menurut Christian, kehadiran vendor dari luar kota sengaja dipilih karena menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Semarang. Sejumlah brand yang dibawa berasal dari Jakarta, Bandung hingga Surabaya dan sebagian belum memiliki store di Semarang.

 

“Orang Semarang ternyata cukup mengejar brand-brand yang tidak ada di Semarang. Jadi yang biasanya hanya bisa dibeli secara online, sekarang mereka bisa melihat dan mendapatkan produknya secara langsung,” ujarnya.

 

Produk yang ditawarkan dalam The Market Bloom District cukup beragam. Mulai fashion untuk perempuan dan laki-laki hingga produk untuk anak-anak tersedia dalam event tersebut.

 

Christian menyebut, target pengunjung tidak hanya anak muda yang mengikuti perkembangan tren fashion. Ibu-ibu dan keluarga juga menjadi sasaran karena dinilai memiliki daya beli yang cukup potensial.

Baca juga:  PGN Grup Serap Pasokan LNG IDD Bangka dari WK Rapak

 

“Target kami ibu-ibu maupun anak-anak muda. Produk untuk cowok dan anak-anak juga ada karena sekarang mereka semakin mengikuti tren dan punya kebutuhan masing-masing,” jelasnya.

 

Selama tiga hari penyelenggaraan, The Market Bloom District menargetkan 30 ribu hingga 45 ribu pengunjung. Jumlah tersebut mengacu pada pengalaman event sebelumnya yang mampu mendatangkan sekitar 10 ribu hingga 15 ribu pengunjung dalam satu hari.

 

“Biasanya satu hari kami bisa mendapatkan 10 ribu sampai 15 ribu pengunjung. Kalau tiga hari, target kami sekitar 30 ribu sampai 45 ribu pengunjung,” terangnya.

 

Christian berharap penyelenggaraan The Market Bloom District tidak hanya menjadi ajang belanja dan hiburan bagi masyarakat. Kehadiran puluhan brand dari berbagai daerah juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi dan mendorong daya beli masyarakat.

 

“Kami berharap dengan adanya event ini bisa membantu pergerakan ekonomi dan meningkatkan semangat serta daya beli masyarakat,” ungkapnya.

 

Untuk mendukung kemudahan transaksi, The Market juga bekerja sama dengan Bank Mandiri. Pemegang kartu Mandiri dapat memanfaatkan sejumlah promo dan potongan harga khusus selama berbelanja di tenant yang berpartisipasi.

 

“Bagi mereka yang punya kartu Mandiri ada beberapa poin yang bisa digunakan untuk mendapatkan diskon khusus,” terangnya.

Baca juga:  PGN Berhasil Tingkatkan Skor ESG ke 20,2

 

Sejumlah tenant juga memberikan harga khusus selama event berlangsung. Penawaran tersebut menjadi kesempatan bagi pengunjung mendapatkan produk dari berbagai brand dengan harga yang menarik secara langsung di lokasi.

 

Selain menghadirkan berbagai brand, The Market Bloom District juga menawarkan konsep visual yang berbeda. Tema Bloom District menggabungkan suasana jalanan dengan dunia fantasi, termasuk penggunaan dekorasi bunga berukuran besar yang menjadi bagian dari pengalaman pengunjung.

 

“Kami mengambil tema jalanan, tetapi dibuat lebih ke arah dunia fantasi. Bunga yang biasanya kecil kami buat dalam bentuk yang besar, sehingga ketika orang masuk seperti melihat dunia yang berbeda,” tuturnya.

 

The Market Bloom District menjadi penyelenggaraan pameran ke-16 bagi event tersebut. Kegiatan ini secara rutin digelar sekitar dua kali dalam setahun dan sebelumnya juga pernah hadir di Paragon Mall Semarang.

 

Christian mengatakan pemilihan brand dari luar Semarang menjadi bagian dari strategi untuk menghadirkan pengalaman belanja yang berbeda. Masyarakat tidak hanya mendapatkan pilihan produk yang lebih beragam, tetapi juga bisa bertemu langsung dengan brand yang selama ini mereka temukan melalui pasar online.

 

“Harapan kami selama tiga hari ini benar-benar masyarakat Semarang yang biasanya tidak bisa mendapatkan produk tersebut secara langsung, sekarang bisa datang, melihat barangnya dan berbelanja langsung,” pungkasnya.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...