JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Bahaya kebakaran hutan dan lahan pekarangan warga masih menjadi ancaman di musim kemarau ini. Informasi, komunikasi dan penangana cepat tanggap sangat diperlukan.
Seperti aksi cepat ditunjukkan jajaran kepolisian bersama relawan dan warga saat menangani kebakaran lahan di kawasan perbatasan Kabupaten Sukoharjo dan Gunungkidul, Senin (7/9). Kobaran api yang sempat meluas berhasil dipadamkan setelah penanganan intensif selama lebih dari satu jam.
Kebakaran semula melanda lahan milik warga di Dukuh Tegalrejo RT 5/4, Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Sukoharjo. Api kemudian dengan cepat merembet hingga memasuki wilayah Dukuh Ngentak, Desa Candirejo RT 3/4, Kapanewon Semin, Gunungkidul, DIY.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo melalui Kapolsek Weru AKP Efendi Kristono menjelaskan, laporan kebakaran diterima dari relawan sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan lokalisasi api.
“Begitu mendapat laporan, kami bersama anggota langsung mendatangi lokasi untuk pemadaman bersama relawan dan warga agar api tidak meluas,” ujar Efendi yang turun langsung memimpin proses pemadaman.
Kondisi lahan yang kering dipadu cuaca panas sempat membuat potensi penyebaran api cukup tinggi. Namun, kerja keras tim gabungan membuahkan hasil hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.15 WIB.
Berdasarkan pendataan akhir, area yang terdampak diperkirakan mencapai tiga hektare. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut.
Menyikapi kejadian ini, kepolisian meminta masyarakat lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan yang dapat memicu kebakaran luas. (dea/rit)




