Jelang MTQ, Satlantas Polrestabes Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Jawa Tengah di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang mematangkan persiapan rekayasa lalu lintas.

Rekayasa lalu lintas tersebut akan diberlakukan mulai Sabtu (12/9) pukul 16.00 WIB hingga acara berlangsung dan selama rangkaian acara pembukaan hingga situasi lalu lintas kembali normal.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan, pengalihan arus dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama acara pembukaan MTQ XXXI yang diperkirakan dihadiri banyak masyarakat dan kafilah dari berbagai daerah.

“Rekayasa lalu lintas dan pengalihan mulai pukul 16.00 WIB pada Sabtu saat pembukaan. Rekayasa ini kita lakukan sampai acara pembukaan selesai pada malam hari, kurang lebih pukul 20.00 WIB,” ujar Yunaldi, kepada JATENG POS saat meninjau lokasi MTQ XXXI, di Kawasan Simpang Lima Semarang, Kamis (10/9/2026).

Dijelaskan, kendaraan masyarakat yang hendak menuju kawasan Simpang Lima diminta memanfaatkan kantong-kantong parkir yang telah disiapkan.

“Sejumlah lokasi parkir yang dapat digunakan antara lain kawasan Plaza Baiturrahman, belakang Ciputra, kawasan Airlangga Pleburan, hingga Stadion Diponegoro,” terangnya.

Baca juga:  Kajian Parenting LPIT Cahaya Ummat: Ramadhan Moment Hadirkan Surga di Rumah

Untuk kendaraan roda dua, masyarakat dapat masuk melalui Jalan Pandanaran dan selanjutnya menggunakan kantong parkir di kawasan Plaza Baiturrahman. Sementara akses dari belakang Kampung Kali dapat dimanfaatkan menuju kantong parkir di belakang Ciputra.

Adapun kendaraan roda empat dapat menggunakan sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Kantor Gubernur, belakang Taman Indonesia Kaya (TIK), Jalan Imam Barjo, serta Stadion Diponegoro.

“Untuk bus, kantong parkir yang disiapkan antara lain di Wonodri dan kawasan TBRS,” imbuh Kasatlantas.

AKBP Yunaldi juga mengimbau masyarakat yang membawa anggota kafilah untuk memperhatikan waktu penurunan penumpang atau dropping. Sebelum pukul 16.00 WIB, kafilah masih dapat melakukan dropping di kawasan Simpang Lima.

Namun, setelah rekayasa lalu lintas diberlakukan, lokasi dropping akan dialihkan ke sejumlah titik yang telah ditentukan, termasuk kawasan Jalan Pahlawan sebelum air mancur, di sekitar depan Kebun Binatang atau kawasan DPRD.

“Kalau sebelum pukul 16.00 WIB masih bisa dropping di Simpang Lima. Setelah pukul 16.00 WIB, dropping diarahkan ke lokasi yang sudah ditentukan agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” Jelanya.

Baca juga:  208 Kades Kabupaten Semarang Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan

Rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan secara situasional pada hari-hari berikutnya selama kegiatan MTQ XXXI berlangsung. Jika terjadi kepadatan signifikan di sekitar Simpang Lima, petugas dapat melakukan pengalihan atau penutupan arus secara situasional.

“Kita lihat situasi di lapangan. Kalau padat, akan kita alihkan. Kalau memang diperlukan, akses akan kita tutup sementara,” tandasnya.

Satlantas Polrestabes Semarang juga memastikan pengamanan dilakukan secara lintas sektor. Sejumlah unsur terkait, termasuk pemadam kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), turut disiapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Selain pengaturan arus kendaraan, Satlantas Polrestabes Semarang membuka dua posko informasi dan pengaduan masyarakat di dua lokasi selama pelaksanaan MTQ XXXI.

Posko tersebut disiapkan untuk memberikan informasi kepada pengguna jalan sekaligus menerima laporan atau aduan terkait kondisi lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

“Masyarakat yang akan menghadiri pembukaan MTQ XXXI diimbau mengatur waktu perjalanan, menggunakan kantong parkir yang telah disediakan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keamanan bersama,” pungkas AKBP Yunaldi. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...