JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR — Masa depan Karanganyar ada di tangan generasi mudanya. Karena itu, melindungi pelajar dari narkoba, judi online, dan berbagai perilaku berisiko bukan sekadar tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.
Komitmen tersebut diperkuat Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta Pencegahan Kenakalan Remaja di Aula SMA Negeri Karangpandan, Senin (14/10/2024).
Kegiatan yang digelar melalui sinergi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karanganyar bersama Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) tersebut diikuti ratusan siswa kelas X dan XI SMA Negeri Karangpandan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M., Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, S.E., Kepala Kesbangpol Kusbiyantoro, S.Sos., M.M., jajaran Satresnarkoba, serta para guru dan tenaga pendidik.
Sosialisasi dikemas secara edukatif dan interaktif dengan menghadirkan seniman sekaligus edukator, Mas Pangsit, personel Teamlo. Pendekatan yang dekat dengan dunia anak muda membuat pesan tentang bahaya narkoba, judi online, pentingnya karakter, serta keberanian menentukan masa depan lebih mudah diterima para pelajar.
Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M., menegaskan, perlindungan generasi muda membutuhkan keterlibatan bersama antara pemerintah, kepolisian, sekolah, keluarga, dan lingkungan pergaulan.
“Kami hadir untuk memastikan anak-anakku di SMA Negeri Karangpandan terhindar dari bahaya narkoba dan kelak menjadi orang-orang yang sukses. Satnarkoba siap hadir memberikan bimbingan dan pendampingan,” ujar Bupati.
Menurutnya, pelajar tidak cukup hanya mengetahui bahaya narkoba. Mereka harus memiliki keberanian untuk menolak, menjauhi, sekaligus mengingatkan teman sebaya agar tidak terjerumus.
Karena itu, Bupati mendorong para siswa untuk menjadi kader maupun Duta Anti-Narkoba yang mampu menjadi penggerak pencegahan di lingkungan sekolah. Dengan begitu, pesan anti-narkoba tidak berhenti di ruang sosialisasi, tetapi tumbuh menjadi budaya saling menjaga di antara para pelajar.
Ancaman terhadap generasi muda juga datang dari ruang digital. Judi online yang dapat diakses dengan mudah melalui telepon seluler menjadi salah satu perilaku berisiko yang perlu diwaspadai.
Para pelajar diingatkan untuk memiliki literasi digital, kemampuan mengendalikan diri, serta keberanian mengatakan “tidak” terhadap ajakan yang dapat merusak masa depan. Sebab, keterjebakan pada judi online bukan hanya berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga dapat mengganggu pendidikan, hubungan sosial, dan cita-cita.
Bupati juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya dibangun melalui nilai akademik. Karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan penghormatan kepada orang tua menjadi fondasi penting dalam perjalanan hidup.
“Jadilah anak yang baik, hormati dan berbaktilah kepada orang tua. Itu menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalani kehidupan,” pesannya.
Sementara itu, Mas Pangsit membagikan pengalaman hidupnya di dunia hiburan sekaligus memberikan motivasi kepada para pelajar. Ia mengajak siswa membangun benteng diri melalui keimanan, pergaulan yang sehat, serta kesungguhan dalam menuntut ilmu.
Ia juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. Para pelajar perlu berani menjalani proses, menghadapi kesulitan, dan tetap fokus pada tujuan yang ingin dicapai.
Masa sekolah, lanjutnya, merupakan momentum penting untuk membangun kebiasaan positif. Pilihan yang dibuat hari ini dapat menentukan arah kehidupan di masa mendatang.
Melalui sosialisasi P4GN ini, Pemkab Karanganyar berharap pelajar tidak hanya tahu tentang bahaya narkoba dan judi online, tetapi berani menolak, mampu menjaga diri, dan ikut melindungi teman-temannya.
Upaya pencegahan pun diharapkan terus berlanjut melalui kolaborasi sekolah, keluarga, pemerintah, kepolisian, dan masyarakat. Lingkungan yang aman dan sehat akan membantu pelajar tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, berkarakter, berprestasi, serta memiliki daya juang.
Karanganyar membutuhkan generasi muda yang tidak mudah menyerah pada godaan sesaat, tetapi berani memilih masa depan. Jauhi narkoba, tolak judi online, jaga pergaulan, dan fokus raih cita-cita. (yas/rit)




