JATENGPOS.CO.ID, WONOGIRI — Aparat Kepolisian Resor Wonogiri berhasil membongkar praktik penipuan bermodus pembelian puluhan ribu butir telur asin. Seorang pria berinisial SR (56), warga Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, diringkus polisi setelah membawa kabur perhiasan dan uang tunai milik warga Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, hingga memicu kerugian senilai Rp30,3 juta.
Aksi tindak pidana tersebut berlangsung di sebuah toko grosir di Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo, pada Sabtu (5/9/2026) siang. Saat itu korban yang sedang berbelanja dihampiri oleh tiga orang tak dikenal.
“Dalam menjalankan aksinya, Salah satu komplotan mengaku sebagai warga Brunei Darussalam yang bekerja di kapal dan bermaksud memesan 10 ribu butir telur asin. Dua pelaku lain berperan meyakinkan korban dengan mengklaim kenal dengan agen telur di pasar setempat.” Ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, melalui Kasihumas Iptu Ririn Indrawati, menjelaskan kronologis kejadian.
Korban yang terpedaya lantas diajak masuk ke dalam mobil menuju Pasar Ngadirojo. Di tengah perjalanan, pelaku meminta korban mengumpulkan seluruh uang dan perhiasan emas ke dalam sebuah dompet hitam. Pelaku mewanti-wanti agar dompet tersebut baru dibuka pada Minggu (6/9/2026) saat transaksi berlangsung.
Janji manis komplotan tersebut berujung hampa. Saat hari yang dijanjikan, para pelaku menghilang tanpa kabar. Begitu dompet dibuka, barang berharga milik korban berupa perhiasan emas seberat 14 gram dan uang tunai Rp600 ribu telah berganti menjadi gulungan kertas. Korban yang menyadari telah menjadi sasaran kejahatan segera melapor ke markas kepolisian.
Usai mendapatkan laporan korban, Petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga melacak keberadaan SR di wilayah Trenggalek pada Jumat (11/9/2026).
Dalam pemeriksaan awal, pelaku telah mengakui perbuatannya, sementara polisi terus mengembangkan kasus ini untuk mengejar anggota komplotan lainnya. (dea/rit)




