Jelajah Kota Semarang Bersama Isuzu Traga, Kenalkan Ragam Varian dan Aplikasi Kendaraan Niaga


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Astra Isuzu bersama Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menggelar kegiatan Jelajah Kota Semarang Bersama Isuzu Traga, Sabtu (19/9/2026). Touring tersebut mengambil titik awal di showroom Astra Isuzu Majapahit dan berakhir di Kampung Laut Semarang.

 

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 armada pelanggan Isuzu Traga dari Semarang dan Solo. Selain pelanggan, kegiatan juga melibatkan komunitas Traga Mania sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan pengguna kendaraan niaga Isuzu di Jawa Tengah.

 

Regional Business Head Area Jawa Timur dan Jawa Tengah Astra Isuzu, Cahyo Nugroho, mengatakan kegiatan tersebut memiliki beberapa tujuan, mulai dari mendekatkan hubungan dengan pelanggan hingga memperkuat keberadaan Traga di pasar kendaraan niaga Jawa Tengah.

 

“Tujuan utamanya untuk mendekatkan hubungan antara Astra Isuzu dengan pelanggan Isuzu Traga yang ada di area Jawa Tengah, utamanya Semarang dan Solo,” kata Cahyo Nugroho.

 

Dijelaskan, Isuzu Traga merupakan kendaraan pada segmen medium pick up non-bonnet yang ditujukan untuk mendukung berbagai aktivitas usaha. Kendaraan tersebut banyak digunakan pelanggan dari sektor distributor dan retail, pertanian, peternakan, industri atau manufaktur hingga logistik dan jasa kurir.

 

“Market share Traga sudah di atas 50 persen untuk Jawa Tengah dan DIY, sehingga Traga sudah menjadi nomor satu di segmennya,” ungkapnya.

Baca juga:  Awas Jangan Menyalakan Motor Setelah Terendam Banjir

 

Menurutnya, kebutuhan pelanggan terhadap Traga juga semakin beragam. Selain model pikap, kendaraan dapat diaplikasikan menjadi kendaraan boks maupun berbagai bentuk kendaraan operasional sesuai kebutuhan usaha melalui proses karoseri.

 

“Untuk aplikasinya memang kami sesuaikan dengan kebutuhan customer, termasuk bekerja sama dengan karoseri untuk memberikan kontribusi terhadap kebutuhan mereka,” jelasnya.

 

Ditambahkan, varian Traga yang banyak diminati pelanggan adalah tipe pikap, dengan pilihan warna putih dan hitam. Isuzu juga menyediakan pilihan Traga dengan tambahan pendingin udara atau AC untuk memenuhi kebutuhan dan kenyamanan pengguna.

 

“Untuk harga di Jawa Tengah berada di kisaran Rp200 jutaan hingga Rp300 jutaan, tergantung tipe dan aplikasi kendaraannya,” tuturnya.

 

Dikatakan, selain digunakan sebagai kendaraan angkutan barang umum, Traga juga banyak dimanfaatkan untuk distribusi hasil pertanian dan perkebunan, peternakan, kebutuhan distributor dan retail serta kegiatan industri. Pertumbuhan penggunaan juga terlihat pada sektor logistik dan kurir.

 

“Contohnya untuk angkutan hasil pertanian, perkebunan dan sayuran banyak menggunakan Traga. Di distributor dan retail juga banyak, sementara sektor logistik dan kurir belakangan tumbuh cukup tinggi,” katanya.

 

Ditegaskan, kebutuhan kendaraan untuk distribusi juga mendorong pelanggan melakukan modifikasi sesuai karakter usaha. Beberapa kendaraan Traga digunakan dalam bentuk pikap, sementara lainnya menggunakan bak atau boks untuk membawa barang.

Baca juga:  Warga Magelang Nyaman Pakai Smart Meter AMI, Inovasi Baru PLN

 

“Bahkan beberapa customer kami menggunakan Traga untuk mendukung operasional MBG, dengan kendaraan yang dimodifikasi sesuai kebutuhan,” tandasnya.

 

Cahyo menambahkan, Traga saat ini menjadi salah satu kontributor terbesar penjualan kendaraan Astra Isuzu di Jawa Tengah. Dari keseluruhan penjualan kendaraan Isuzu, kontribusi Traga disebut berada di kisaran 40 persen.

 

“Untuk saat ini Traga yang paling besar kontribusi penjualannya, sekitar 40 persen, kemudian baru Elf dan produk lainnya,” pungkasnya.

 

Untuk mendukung pelanggan, Astra Isuzu juga memiliki jaringan layanan purnajual di Jawa Tengah. Selain delapan jaringan atau channel yang terdiri dari cabang dan pos, layanan juga diperkuat dengan bengkel serta program bengkel Isuzu berjalan.

 

Menurutnya, bengkel Isuzu berjalan menjadi solusi bagi pelanggan yang kendaraannya tidak memungkinkan dibawa ke bengkel, terutama karena kendaraan tersebut digunakan untuk kegiatan usaha setiap hari.

 

“Kalau kendaraan tidak bisa datang ke bengkel, kami yang datang ke tempat customer. Termasuk ketika ada kendaraan yang membutuhkan penanganan segera di lapangan,” ucapnya.

 

Dengan dukungan jaringan penjualan, layanan purnajual dan bengkel berjalan, Astra Isuzu terus berupaya menjaga kendaraan pelanggan tetap produktif. Hal tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kendaraan niaga yang digunakan untuk aktivitas distribusi dan berbagai sektor usaha.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...