Sehari Dua Kebakaran di Kabupaten Semarang, 2 Sapi dan 37 Kambing Terpanggang


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Nasib nahas menimpa puluhan hewan ternak di Kabupaten Semarang. Dalam sehari, dua kebakaran terjadi di lokasi berbeda dan mengakibatkan 2 ekor sapi serta 37 ekor kambing mati terpanggang.

Tak hanya ternak yang menjadi korban. Dalam salah satu kejadian, seorang pemilik sapi juga mengalami luka bakar saat nekat berjibaku menyelamatkan ternaknya dan menahan kobaran api agar tak semakin meluas ke rumah.

Kebakaran terjadi di Dusun Selelu, Desa Kawengan, Kecamatan Ungaran Timur, Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Kobaran api melumat kandang sapi milik Jasmudi (56) hingga dua ekor sapinya tak berhasil diselamatkan.

Komandan Regu Pos Ungaran Damkar Kabupaten Semarang, Nanang Priyawan, mengatakan api awalnya muncul dari area bawah sebelum merembet ke kawasan hutan milik warga. Kobaran kemudian membesar dan bergerak ke arah permukiman.

“Api merembat hingga mengenai sebagian beberapa rumah warga. Termasuk kandang sapi milik Jasmudi hingga menyebabkan dua ekor sapi terpanggang. Sedangkan dua ekor sapi lainnya berhasil dievakuasi selamat,” ujar Nanang.

Di tengah kobaran api, Jasmudi berusaha menyelamatkan sapi sekaligus membantu memadamkan api yang mulai menjalar ke rumahnya. Upaya tersebut membuatnya mengalami luka bakar hingga harus mendapatkan perawatan intensif.

Baca juga:  Meriah Karnaval HUT ke-320 Ambarawa, Bupati Ajak Tingkatkan Partisipasi Pembangunan

Api juga membakar sekitar 50 persen bagian rumah Jasmudi dan merembet ke sejumlah rumah warga lainnya. Petugas memperkirakan kebakaran tersebut juga menghanguskan lahan sekitar dua hektare. Pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 15.30 WIB dengan mengerahkan dua unit mobil dari Damkar serta dari BPBD Kabupaten Semarang.

Warga sekitar turut turun tangan membantu pemadaman. Air dari fasilitas Pamsimas setempat digunakan untuk membantu menyemprot kobaran api yang mengancam permukiman.

“Untuk penyebab kejadian belum bisa diketahui, masih dalam penyelidikan,” kata Nanang.

Petugas Damkar melakukan pemadaman kebakaran di Dusun Semen, Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Rabu (30/9/2026) dini hari. FOTO:IST/DOK. DAMKAR KABUPATEN SEMARANG

37 Kambing Mati Terpanggang

Beberapa jam sebelum kebakaran di Ungaran Timur, musibah serupa lebih dulu terjadi di Dusun Semen, Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dan melumat kandang kambing milik Kanafi. Bangunan berukuran 6 x 10 meter itu tak mampu diselamatkan setelah api dengan cepat membesar.

Agung, tetangga Kanafi, menjadi orang pertama yang melihat kobaran api. Saat itu, api disebut telah membakar lebih dari separuh bagian kandang.

Melihat kondisi tersebut, Agung berteriak meminta pertolongan. Kanafi bersama warga kemudian berusaha memadamkan api secara manual sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Baca juga:  Wajah Baru di Jajaran Polres Semarang, Wakapolres hingga Sejumlah Kapolsek 

Regu C Posko Bringin, Regu C Posko Ambarawa, dan Regu C Posko Getasan dikerahkan ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 00.41 WIB dan langsung berjibaku menjinakkan kobaran.

Namun, ganasnya api membuat puluhan ternak tak terselamatkan. Sebanyak 37 ekor kambing mati terpanggang, sementara kandang seluas sekitar 60 meter persegi ludes terbakar.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.05 WIB. Petugas memastikan lokasi aman sebelum meninggalkan tempat kejadian sekitar pukul 04.20 WIB.

Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 150 juta, meliputi bangunan kandang dan 37 ekor kambing. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran tersebut. Penyebab kebakaran juga masih belum diketahui.

Dua peristiwa tersebut membuat dalam sehari 2 ekor sapi dan 39 ekor ternak di Kabupaten Semarang kehilangan nyawa akibat kebakaran. Di satu lokasi, kobaran api bahkan turut melukai pemilik ternak dan mengancam sejumlah rumah warga.

Petugas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika api muncul di sekitar lahan kering, hutan, maupun bangunan kandang yang berdekatan dengan permukiman. (muz)


TERKINI

Membaca Hasil PISA 2025; Apresiasi Kritis!

Rekomendasi

...