Benteng Bersih Narkotika Diperkuat Menuju Jateng Tangguh


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Upaya memutus mata rantai penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus diperkuat. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah bersama jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah meneguhkan komitmen melalui Deklarasi Lapas Bersinar Nusakambangan, Rabu (7/10), lalu.

Deklarasi yang berlangsung di Aula Ardha Candra Wismasari Lapas Nusakambangan itu melibatkan 12 Lapas dan Bapas Nusakambangan.

Kegiatan dipimpin Plt. Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol. Drs. Edi Swasono, M.M., dan dihadiri Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah Mardi Santoso, A.Md.IP., S.SH., M.Si., para Kepala BNN Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, serta jajaran pemasyarakatan.

Penandatanganan deklarasi menjadi simbol komitmen bersama untuk memperkuat pengawasan, pencegahan, deteksi dini, pertukaran informasi, dan koordinasi dalam menghadapi ancaman narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/10/2026), Brigjen Pol Edi Swasono menegaskan, deklarasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Komitmen harus diwujudkan melalui langkah nyata dan berkelanjutan.

Baca juga:  Disdukcapil Kabupaten Semarang Konsultasi Publik Wujudkan Satu Data Kependudukan Prima-Inklusi

“Komitmen ini harus diterjemahkan dalam tindakan nyata melalui penguatan pengawasan, pencegahan, deteksi dini, serta sinergi antarlembaga. BNNP Jawa Tengah siap memperkuat kolaborasi dengan jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan Lapas Bersinar,” ujarnya.

Dijelaskan, bahwa BNNP Jawa Tengah pemberantasan narkotika di lingkungan pemasyarakatan harus berjalan seiring dengan pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

“Dengan demikian, upaya menciptakan Lapas Bersinar tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga mendukung perubahan perilaku, pemulihan, dan kesiapan warga binaan untuk kembali menjalankan fungsi sosial,” terang Brigjen Pol Edi Swasono.

Sementara itu, Mardi Santoso menyampaikan bahwa Deklarasi Lapas Bersinar merupakan bentuk keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam memperkuat integritas dan menjaga lingkungan Lapas serta Bapas tetap bersih dari narkotika.

Baca juga:  KPU Jateng Persilakan yang Tidak Puas Ajukan Gugatan ke MK 

“Sinergi dengan BNN akan terus ditingkatkan agar lingkungan Lapas dan Bapas di Nusakambangan semakin bersih dari narkotika,” ungkap Mardi.

Selain deklarasi, rombongan juga meninjau sejumlah Lapas di Nusakambangan untuk melihat langsung pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan warga binaan. Kegiatan produktif dinilai penting sebagai bekal keterampilan dan pengalaman bagi warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Melalui Deklarasi Lapas Bersinar Nusakambangan, BNNP Jawa Tengah dan jajaran Ditjenpas menegaskan bahwa perang melawan narkotika membutuhkan integritas, pengawasan kuat, dan kolaborasi yang konsisten.

Dari Nusakambangan, komitmen itu diteguhkan: bersama membangun benteng pemasyarakatan yang bersih dari narkotika demi Jawa Tengah yang tangguh menuju Zero Prevalensi Narkotika 2045. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...