JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional. Untuk memastikan objektivitas, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meninjau langsung pelaksanaan asesmen seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemkab Kudus yang digelar di Assessment Center Mabes Polri, Jakarta, Kamis (8/10).
Sebanyak 14 pelamar yang telah lolos seleksi administrasi kini harus melewati tahap uji kompetensi ketat. Langkah ini diambil untuk mengisi tiga pos jabatan strategis yang saat ini kosong di lingkungan Pemkab Kudus. Ketiganya adalah Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kelas B, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PKPLH), serta Kepala Dinas Perdagangan.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto. Ucapan terima kasih tersebut diterima langsung oleh Kabagpenkompeten Robinkar SSDM Polri Kombes Pol. Aris Haryanto yang mewakili Mabes Polri dalam memfasilitasi ujian kompetensi tersebut.
‘’Kerja sama dengan Assessment Center Polri ini sudah memasuki kali kesembilan. Kami berterima kasih kepada Kapolri atas dukungan penuhnya. Ini adalah langkah penting bagi kami untuk mendapatkan pejabat yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas tinggi,’’ ujar Sam’ani di sela-sela peninjauan.
Sam’ani menegaskan, pelibatan institusi Polri bertujuan menjaga proses seleksi tetap independen, objektif, dan transparan. Pejabat yang terpilih nantinya dituntut memiliki karakter kuat serta adaptif dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan demi mengoptimalkan pelayanan publik di Kabupaten Kudus.
Berdasarkan data panitia seleksi, perebutan kursi eselon II ini berlangsung kompetitif. Untuk posisi Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi, terdapat empat kandidat dari internal rumah sakit, yakni dr. Achmat Luthfi Yakim (Kabid Pelayanan Medis), dr. Agustin Faizah (Dokter Ahli Madya), Edi Susanto (Wadir Umum dan Keuangan), serta dr. Mustiko Wibowo (Wadir Pelayanan).
Sementara itu, posisi Kepala Dinas PKPLH diburu oleh lima pelamar. Mereka adalah Arief Zuli Tanjung (Kabid Kebudayaan Disbudpar), Bimo Sekti Bagus Thohari (Kabid Pariwisata Disbudpar), Doni Tondo Setiaji (Kabag PBJ Setda), Heri Muryanto (Kabid Pengendalian dan Pemulihan Kerusakan Lingkungan Dinas PKPLH), serta Noor Khamid (Kabid Pemerintahan dan Sosbud Bapperida).
Adapun untuk jabatan Kepala Dinas Perdagangan, lima nama yang bersaing adalah Agus Sumarsono (Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan), Albertus Harys Yunanto (Kabid Penempatan Pelatihan dan Produktivitas Disnakerperinkop UKM), Fariq Mustofa (Camat Gebog), Mintoro (Kabag Kesra Setda), dan Teguh Riyanto (Kabag Prokompim Setda).
Hasil dari uji kompetensi di Mabes Polri ini nantinya akan menjadi indikator utama dan gambaran komprehensif bagi Panitia Seleksi. Seluruh tahapan ini dijalankan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan mengedepankan prinsip sistem merit dalam birokrasi pemerintahan. (mas/han/rit)






