JATENGPOS.CO.ID, KARANGANYAR – Tren gaya hidup sehat dibidik Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Karanganyar menjadi peluang ekonomi baru. Lewat HIPMI Run Karanganyar 2026, olahraga, pariwisata, dan geliat UMKM akan dikawinkan dalam satu perhelatan.
Mengusung tema Kuatkan Kaki, Kuatkan Ekonomi, ajang ini menargetkan lebih dari 1.500 pelari dan dijadwalkan berlangsung Minggu, 13 Desember 2026 dengan pusat kegiatan di Alun-Alun Karanganyar. Dua kategori disiapkan, yakni 5K dan 10K dengan rute melintasi pusat kota.
Perwakilan Panitia HIPMI Run 2026, Dynar Ramdhan Wijaya, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap lari harus ditangkap sebagai peluang.
“Olahraga lari adalah media paling sederhana namun ampuh untuk membangun jejaring sosial dan ekonomi. Di garis start, semua peserta berada pada posisi yang setara,” kata Dynar saat peluncuran jersey di Ruang Anturium Rumah Dinas Bupati, Minggu (11/10) malam.
Menurutnya, dampak ekonomi tidak berhenti di garis finis. Kehadiran ribuan pelari akan menggerakkan kuliner, produk UMKM, hingga jasa pendukung kegiatan.
Karena itu, panitia menyiapkan bazar UMKM, hiburan, dan business gathering agar HIPMI Run tidak sekadar lomba, tetapi juga ruang promosi dan perluasan jaringan usaha.
Ketua HIPMI Karanganyar Hervan Miftah Hafidin menyebut HIPMI Karanganyar menjadi pelopor event lari berskala besar di Solo Raya dan ingin menjadikannya agenda tahunan berkelanjutan.
“Harapan kami, HIPMI Run Karanganyar dapat tumbuh menjadi agenda sport tourism tahunan. Sehat masyarakatnya, maju ekonominya, kuat kolaborasinya, dan lestari lingkungannya,” ujar Hervan.
Seluruh pengelolaan panggung, fasilitas, hingga produksi jersey dilakukan mandiri dengan memanfaatkan produk lokal Karanganyar. (yas/rit)







