Festival Seni Anak Merbabu Puncak Aksi Nyata Sahabat Sekolah Dasar SD Negeri 1 Ngagrong Menuju Apresiasi di Tingkat Nasional


JATENGPOS.CO.ID-Gemuruh tabuhan gamelan, gerak lincah tari tradisional khas Boyolali dan semangat anak-anak dalam menampilkan potensi seni budaya menjadi warna istimewa dalam gelaran Festival Seni Anak Merbabu di SD Negeri 1 Ngagrong, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. Berada di kawasan lereng Gunung Merbabu, festival ini menjadi lebih dari sekadar panggung pertunjukan belaka. Kegiatan tersebut merupakan puncak Aksi Nyata Sahabat Sekolah Dasar Kabupaten Boyolali.

Festival Seni Anak Merbabu dirancang sebagai ruang aktualisasi bagi murid untuk mengenal, mencintai, melestarikan, sekaligus mengembangkan kekayaan seni dan budaya daerah. Berbagai penampilan seni tradisional khas masyarakat lereng Merbabu menjadi representasi bahwa warisan budaya melainkan identitas yang harus terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda.

Dari 3.600 Sekolah, Terpilih Menjadi 80 Sekolah Nasional

Sahabat Sekolah Dasar merupakan program Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang berfokus pada penguatan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) dan gerakan Rukun Sama Teman. Perjalanan SD Negeri 1 Ngagrong menjadi bagian dari program ini melalui proses panjang dan kompetitif. Dari sekitar 3.600 sekolah dasar di seluruh Indonesia, sekolah harus melewati dua tahapan seleksi. Tahap pertama adalah penilaian substansi video praktik baik implementasi 7 KAIH dan Rukun Sama Teman di lingkungan sekolah. Tahap kedua berupa seleksi wawancara untuk menggali lebih dalam praktik, komitmen, inovasi, dan keberlanjutan program. Hasilnya, SDN 1 Ngagrong berhasil ditetapkan sebagai satu dari hanya 80 sekolah terpilih sebagai Sahabat Sekolah Dasar tingkat nasional.

Baca juga:  Kabupaten Semarang Turun Level 3, Hari Ini Uji Coba Pembelajaran Tapka
Gelaran Festival Seni Anak Merbabu di SD Negeri 1 Ngagrong, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. Foto : Dok

Seni dan Budaya Menjadi Media Pendidikan Karakter

Kepala SD Negeri 1 Ngagrong, Irma Pangestika, S.Pd., menjelaskan bahwa Festival Seni Anak Merbabu merupakan bentuk nyata bagaimana pendidikan karakter dapat diintegrasikan dengan pelestarian budaya lokal. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk berkembang sesuai potensi dan bakatnya.

Festival Seni Anak Merbabu merupakan bentuk nyata bagaimana pendidikan karakter dapat diintegrasikan dengan pelestarian budaya lokal. Foto : Dok

Dukungan dan Apresiasi Pemangku Kepentingan

Agung Nugroho, S.E, M.M selaku Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali menyampaikan bahwa pihaknya memberikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian SD Negeri 1 Ngagrong yang berhasil menjadi bagian dari 80 Sahabat Sekolah Dasar tingkat nasional. Festival Seni Anak Merbabu merupakan inovasi positif karena menggabungkan pendidikan karakter, kreativitas anak, dan pelestarian budaya lokal. Semoga praktik baik ini menginspirasi sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Boyolali.

Baca juga:  SDN Sawah Besar 01 Angkat Tema Kearifkan Lokal

Sementara itu Sunaryo Yulianto, S.Pd selaku Koordinator PAUD Dikdas dan LS Kecamatan Gladagsari mengharapkan keberhasilan ini tidak berhenti pada sebuah penghargaan, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan.

“Saya senang menjadi Sahabat Sekolah Dasar. Saya belajar membiasakan hidup sehat, rajin belajar, saling membantu, menghargai teman, dan berani tampil menunjukkan bakat. Saya ingin menjadi anak hebat yang membanggakan sekolah”, kata Keysa, salah satu murid Sahabat Sekolah Dasar.

Festival Seni Anak Merbabu menjadi simbol perjalanan panjang sebuah sekolah dalam membangun generasi hebat. Foto : Dok

Dari Lereng Merbabu Menuju Panggung Nasional

Sebagai bentuk apresiasi atas terpilihnya SD Negeri 1 Ngagrong, Kepala Sekolah, guru pendamping, dan empat perwakilan Sahabat Sekolah Dasar akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti Semarak dan Apresiasi Sahabat Sekolah Dasar tingkat nasional pada Desember 2026.

Festival Seni Anak Merbabu menjadi simbol perjalanan panjang sebuah sekolah dalam membangun generasi hebat. Dari pembiasaan sederhana setiap hari, tumbuh karakter yang kuat. Dari kebersamaan, lahir kerukunan. Dari panggung seni, tumbuh keberanian dan kecintaan terhadap budaya.


TERKINI

Rekomendasi

...