KKN 59 UPGRIS dan BNN Kendal Edukasi Warga Wonodadi Bahaya Narkoba

Wujudkan Lingkungan Bebas Narkoba


JATENGPOS.CO.ID, KENDAL — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba terus dilakukan di Desa Wonodadi, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal. Pemerintah Desa Wonodadi bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 59 menggandeng BNN Kabupaten Kendal menggelar edukasi bahaya narkoba, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan agenda jalan sehat Desa Wonodadi dan diikuti masyarakat setempat. Selain mengajak warga menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik, kegiatan juga menjadi sarana memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Perwakilan BNN Kabupaten Kendal Sapto bersama Lintang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Peserta mendapatkan edukasi mengenai berbagai risiko penyalahgunaan narkoba serta pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

Baca juga:  Umat Hindu Semarang Upacara Piodalan dan Pewintenan 

Sapto mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. “Mari bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba dengan meningkatkan kepedulian dan menjaga lingkungan di sekitar kita,” ujarnya.

Pelaksanaan edukasi yang dirangkaikan dengan jalan sehat dinilai menjadi momentum efektif untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas. Pesan pencegahan narkoba dapat disampaikan dalam suasana kebersamaan sekaligus mendorong pola hidup sehat.

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 59 turut terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, BNN Kabupaten Kendal dan masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Edukasi juga diarahkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap generasi muda. Keluarga, masyarakat dan lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam menciptakan ruang tumbuh yang sehat, aman dan mendukung anak-anak serta remaja agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

Baca juga:  Antisipasi Dua Gelombang Arus Mudik, Bupati Semarang Siapkan Bus Mudik Gratis

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Desa Wonodadi diharapkan semakin memahami dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus berani mengambil peran dalam mencegah peredarannya. Kesadaran bersama menjadi salah satu kunci mewujudkan lingkungan desa yang sehat, aman dan bebas narkoba.

Bagi mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 59, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi dengan BNN Kabupaten Kendal diharapkan dapat memperkuat gerakan pencegahan narkoba secara berkelanjutan di Desa Wonodadi.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...