27 C
Semarang
Jumat, 20 Maret 2026

Fortress Perkuat Pasar Pintu Baja di INDEX Semarang 2025



JATENGPOS.CO.ID,   SEMARANG – Fortress menegaskan komitmennya sebagai produsen pintu baja berteknologi tinggi melalui partisipasi pada INDEX Semarang 2025. Pameran ini berlangsung di Aruss Hotel Semarang pada Kamis, 4 Desember 2025, menghadirkan solusi material bangunan yang mengutamakan keamanan, estetika, dan durabilitas.

Branch Manager Fortress Jawa Tengah, Bambang Setiono mengatakan, pintu baja tidak lagi diposisikan sekadar penghalang fisik, tetapi menjadi bagian dari karakter desain hunian modern. Fortress membawa rangkaian produk yang memadukan kekuatan material dengan tampilan premium dan teknologi pintar.

“Inovasi adalah inti dari setiap produk Fortress, dan kami ingin membawa inspirasi baru bagi industri serta masyarakat,” ujar Bambang.

Tim Fortress menampilkan fitur Digital Smart Lock yang mampu mengatur akses secara otomatis melalui sistem penguncian berbasis kode dan kartu digital. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan proteksi rumah dan bangunan tanpa mengurangi kenyamanan pengguna.


Baca juga:  Dirut PLN Tinjau Kesiapan Natal 2025 di Gereja Katedral Semarang

“Melalui platform ini kami berharap pengguna dapat merasakan langsung kualitas teknologi pintu baja masa depan,” imbuhnya.

Reputasi Fortress semakin kuat setelah mendapat pengakuan nasional seperti Top Brand Achiever 2021–2025, Superbrands 2025, dan rekor MURI. Penghargaan ini menjadi dorongan perusahaan untuk memperluas pasar di kota-kota berkembang seperti Semarang yang pertumbuhan propertinya semakin masif.

“Kami terus memperkuat posisi sebagai pilihan utama solusi keamanan dan desain pintu baja di Indonesia,” tukas Bambang.

Jaringan Fortress kini mencakup 17 cabang nasional termasuk Semarang, Solo, Surabaya, Bandung, Denpasar, Makassar, hingga Papua Barat. Perluasan jaringan ini dikembangkan untuk mendukung proyek residensial maupun komersial berskala menengah dan besar di berbagai daerah.

Antonius Yan Halim, Managing Director MitraPabrik.com selaku penyelenggara INDEX Semarang mengatakan, pameran ini bukan hanya sebagai ajang promosi produk, tetapi ruang bagi masyarakat untuk memahami standar baru kualitas material bangunan. Menurutnya, pelaku industri perlu menciptakan edukasi langsung agar pengguna mengetahui teknologi yang kini tersedia.

Baca juga:  SIG Catatkan Laba Rp1,65 Triliun

“Semarang menjadi titik strategis karena potensi pasar propertinya sangat besar. Dan kami ingin masyarakat melihat langsung bagaimana material bangunan berkembang, bukan hanya membacanya melalui brosur,” tegas Antonius.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara produsen, arsitek, hingga pengembang sangat dibutuhkan demi membangun ekosistem konstruksi yang lebih modern di Jawa Tengah. Pameran seperti INDEX Semarang disebut menjadi pintu masuk untuk mempertemukan inovasi dengan kebutuhan pasar.

“Ketika pelaku industri saling bertemu, kebutuhan dan solusi bisa terhubung secara nyata, dan itu membawa dampak bagi kemajuan pasar konstruksi,” ujarnya.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...