JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA- Astra kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung penanganan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan disalurkan melalui Nurani Astra sebagai kelanjutan tanggap darurat yang telah dimulai sejak Desember 2025.
Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro mengatakan, bantuan lanjutan ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak di awal masa pemulihan. Astra berupaya memastikan bantuan tepat sasaran sesuai kondisi lapangan.
“Melalui bantuan tenda darurat, air bersih, fasilitas sanitasi, kesiapan ambulans, dan bantuan lainnya, Astra berharap dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak di awal masa pemulihan ini,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro.
Pada tahap pertama, Nurani Astra telah menyalurkan 135,68 ton beras, 10.000 liter air bersih layak konsumsi, serta ribuan paket bahan pangan. Bantuan juga mencakup kebutuhan kebersihan, sanitasi, dan susu bagi masyarakat terdampak.
“Bantuan tahap awal kami fokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak agar masyarakat dapat bertahan di masa darurat,” kata Djony Bunarto Tjondro.
Memasuki tahap lanjutan, Astra menyalurkan 600 paket shelter yang terdiri dari tenda darurat, alas kasur, dan selimut. Selain itu, disalurkan pula paket sembako, perlengkapan sekolah, serta kebutuhan kebersihan dan sanitasi.
“Kami menyesuaikan jenis bantuan berdasarkan asesmen kebutuhan di lapangan dan prioritas wilayah terdampak,” ujar Djony.
Astra juga membangun lima unit instalasi air bersih dan fasilitas sanitasi serta melakukan renovasi masjid di wilayah terdampak. Layanan bantuan medis turut diberikan untuk mendukung pemulihan kesehatan masyarakat.
“Air bersih dan sanitasi menjadi perhatian utama karena sangat menentukan kesehatan masyarakat pascabencana,” kata Djony.
Dalam pendistribusian bantuan, Nurani Astra bersinergi dengan berbagai lembaga kemanusiaan dan instansi pemerintah. Bantuan menjangkau wilayah Tamiang, Langsa, dan Bireuen di Aceh, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan di Sumatra Utara, serta Kabupaten Agam di Sumatra Barat.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan,” ujar Djony.
Upaya penanganan pascabencana juga dilakukan melalui kolaborasi Grup Astra dengan Kementerian Kesehatan RI. Kolaborasi tersebut meliputi pemeriksaan dan perbaikan ambulans serta kendaraan operasional dinas kesehatan sejak 26 Desember 2025.
“Hingga saat ini, 126 unit ambulans telah kami periksa dan perbaiki agar layanan kesehatan darurat tetap berjalan optimal,” kata Djony.
Proses perbaikan ambulans melibatkan dukungan AUTO2000, Astra Daihatsu, dan Astra Isuzu. Astra menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan.(aln)



