227 Gerakan Pangan Murah Digelar di Jateng Jelang Ramadan, Antisipasi Lonjakan Harga




 

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyiapkan 227 Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari mengatakan, ratusan kegiatan tersebut akan digelar di seluruh kabupaten dan kota. Pelaksanaannya disesuaikan dengan perkembangan harga dan kebutuhan di masing-masing daerah.

“Menjelang Ramadan, kami bersama pemerintah daerah dan mitra terkait akan mengintensifkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai titik di Jawa Tengah,” katanya.

Ia menyebutkan total 227 kali pelaksanaan GPM telah direncanakan dalam periode menjelang hingga selama Ramadan. Kegiatan itu difokuskan pada komoditas strategis yang berpotensi mengalami kenaikan harga.

Baca juga:  SIG Raih Sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari KLHK

“Pelaksanaan ini tersebar di seluruh kabupaten dan kota sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah komoditas seperti cabai dan bawang merah mulai menunjukkan fluktuasi akibat faktor cuaca. Curah hujan tinggi memengaruhi produksi dan distribusi sehingga berdampak pada harga di tingkat konsumen.

“Kami terus memantau perkembangan harga harian dan akan melakukan intervensi apabila diperlukan agar inflasi tetap terkendali,” jelasnya.

Selain GPM, TPID juga memperkuat koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha untuk memastikan kelancaran distribusi bahan pokok. Upaya ini diharapkan mampu meredam gejolak harga saat permintaan meningkat tajam menjelang bulan puasa.

Pemerintah optimistis langkah preventif tersebut dapat menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan. Stabilitas harga dinilai menjadi kunci agar perayaan ibadah dan persiapan Idulfitri berjalan lebih tenang.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...