28 C
Semarang
Sabtu, 25 April 2026

Perjalanan Wisatawan ke Jateng 11,95 Juta

*Hunian Hotel Bintang 41,04 Persen




JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG-  Aktivitas pariwisata di Jawa Tengah pada awal tahun 2026 masih menunjukkan pergerakan yang cukup besar. Hal ini terlihat dari jumlah perjalanan wisatawan nusantara serta tingkat hunian kamar hotel di wilayah tersebut.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Ali Said mengatakan, pada Januari 2026 jumlah perjalanan wisatawan nusantara tujuan Jawa Tengah tercatat mencapai 11,95 juta perjalanan. Sementara perjalanan wisatawan yang berasal dari Jawa Tengah tercatat sebanyak 11,50 juta perjalanan.

“Pada Januari 2026 perjalanan wisatawan nusantara tujuan Jawa Tengah mencapai 11,95 juta perjalanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah perjalanan wisatawan nusantara tujuan Jawa Tengah tersebut mengalami penurunan sekitar 9,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Penurunan juga terjadi pada perjalanan wisatawan asal Jawa Tengah yang turun sekitar 8,57 persen secara tahunan.


Baca juga:  SMK Medika Samarinda Melangkah ke Grand Final

Ali Said menambahkan, perkembangan sektor pariwisata juga dapat dilihat dari tingkat penghunian kamar hotel. Pada Januari 2026, tingkat penghunian kamar hotel bintang di Jawa Tengah tercatat sebesar 41,04 persen.

“TPK hotel bintang pada Januari 2026 sebesar 41,04 persen,” katanya.

Ia menyebutkan, angka tersebut turun 11,43 poin dibandingkan tingkat penghunian kamar hotel bintang pada Desember 2025 yang tercatat sebesar 52,47 persen. Meski demikian, rata-rata lama menginap tamu hotel bintang di Jawa Tengah justru mengalami sedikit kenaikan.

Menurutnya, rata-rata lama menginap tamu hotel bintang pada Januari 2026 tercatat sebesar 1,33 malam. Angka tersebut naik tipis dibandingkan Desember 2025 yang berada pada level 1,32 malam.

Baca juga:  Tarif Listrik Triwulan IV Tidak Naik, PLN Jaga Pelayanan Listrik Tetap Andal

“Rata-rata lama menginap tamu hotel bintang pada Januari 2026 tercatat sebesar 1,33 malam,” tandasnya.

Ia menambahkan, pergerakan wisatawan dan tingkat hunian hotel menjadi indikator penting dalam melihat perkembangan sektor pariwisata dan transportasi di Jawa Tengah. Data tersebut juga menjadi gambaran mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sektor pariwisata.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...

Investasi Hulu Migas 2023 Meningkat 13%

Grup Astra Siapkan 600 Teknisi dan Bengkel

KAI Wisata Siapkan Panggung Musik Raksasa di...

SIG Apresiasi Para Pemilik Toko