JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram untuk menghadapi peningkatan konsumsi selama Ramadan hingga Lebaran 2026. Tambahan pasokan ini disiapkan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi saat arus mudik dan libur panjang Idulfitri.
Total tambahan LPG yang disalurkan mencapai 9.047.530 tabung di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.225.930 tabung dialokasikan untuk Jawa Tengah dan 821.600 tabung untuk wilayah DIY.
Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan mengatakan, tambahan LPG ini disiapkan untuk menjaga kehandalan stok di lapangan.
“Kami memastikan tambahan pasokan LPG 3 kilogram ini dapat menjaga kehandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan LPG selama Ramadan hingga Lebaran,” ujarnya di Semarang, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan tambahan pasokan tersebut terdiri dari penyaluran fakultatif sebanyak 5.902.480 tabung serta extra dropping sebanyak 3.145.050 tabung. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat selama periode Ramadan hingga Idulfitri.
“Tahun ini tambahan pasokan LPG 3 kilogram mencapai lebih dari 9 juta tabung atau sekitar 24 persen dari konsumsi normal di wilayah Jawa Tengah dan DIY,” jelasnya.
Berdasarkan data Pertamina, konsumsi normal LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan DIY mencapai sekitar 37.742.120 tabung. Secara regional, tambahan pasokan di Jawa Tengah mencapai sekitar 24,48 persen dari konsumsi normal sebesar 33.614.480 tabung.
Sementara di wilayah DIY, tambahan pasokan mencapai sekitar 19,9 persen dari konsumsi normal sebesar 4.127.640 tabung. Penyaluran tambahan LPG dilakukan secara bertahap mengikuti tren peningkatan konsumsi masyarakat.
Penyaluran fakultatif LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan DIY dijadwalkan pada beberapa tahap, yakni 17 Februari 2026 sebanyak 1.181.680 tabung. Selanjutnya pada 19 Maret, 21 Maret, dan 3 April 2026 masing-masing sebanyak 1.573.600 tabung.
Selain itu, Pertamina juga melakukan extra dropping LPG 3 kilogram sebagai tambahan pasokan di luar distribusi reguler. Total extra dropping yang disiapkan mencapai 3.145.050 tabung dengan rincian 2.801.210 tabung untuk Jawa Tengah dan 343.840 tabung untuk DIY.
“Kami juga mengimbau masyarakat yang mampu untuk menggunakan LPG non subsidi seperti Bright Gas 5,5 kilogram dan 12 kilogram agar penyaluran subsidi tetap tepat sasaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan, masyarakat diharapkan membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi Pertamina. Hal itu untuk memastikan harga sesuai dengan ketentuan pemerintah.
“Harga LPG 3 kilogram di pangkalan resmi dipastikan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi yakni Rp18.000 per tabung,” tandasnya.(aln)










