JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – PT Trans Marga Jateng (TMJ) memastikan kesiapan operasional Jalan Tol Semarang–Solo untuk melayani arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H/Lebaran 2026. Berbagai persiapan dilakukan agar perjalanan pemudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Prajudi mengatakan, pihaknya telah menggelar apel kesiapan bersama kepolisian, operator jalan tol, pengelola rest area, dan seluruh personel operasional. Apel tersebut menjadi langkah awal memastikan seluruh layanan siap menghadapi lonjakan kendaraan selama periode Lebaran.
“Prediksi puncak arus mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada Selasa, 24 Maret 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama periode operasional Lebaran yang berlangsung pada 11–31 Maret 2026 atau selama 21 hari, volume lalu lintas diperkirakan meningkat signifikan. Pada periode mudik, peningkatan diprediksi mencapai 222,1 persen dibandingkan kondisi normal dan naik 2,2 persen dibanding realisasi 2025.
“Sedangkan pada periode arus balik diperkirakan meningkat 347,3 persen dibandingkan kondisi normal dan naik 36,8 persen dibanding realisasi tahun lalu,” katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan tersebut, TMJ menyiapkan sejumlah strategi layanan operasional. Di bidang transaksi, TMJ menambah 65 petugas siaga, menyediakan 2.000 kartu uang elektronik baru, menambah 36 unit mobile reader, serta mengoptimalkan lajur Oblique Approach Booth (OAB).
Pada layanan lalu lintas, perusahaan menambah dua unit kendaraan derek, satu unit Variable Message Sign (VMS) portable, serta memperkuat rambu dan skenario penanganan gangguan lalu lintas. Selain itu, sarana keselamatan di sepanjang ruas tol juga ditingkatkan.
Di sektor pemeliharaan jalan, TMJ menyiapkan tim siaga lapangan yang meliputi tim perbaikan jalan, kebersihan, siaga longsor, hingga siaga genangan air. Seluruh tim dilengkapi peralatan untuk menjaga kondisi jalan tetap prima selama masa mudik.
Sementara pada layanan rest area, TMJ memastikan kesiapan fasilitas di lima rest area Tol Semarang–Solo serta menambah dua rest area fungsional di KM 439 A dan KM 445 B. Penambahan personel kebersihan, keamanan, serta pengatur lalu lintas juga dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
“Kami ingin memastikan perjalanan pengguna jalan di ruas Semarang–Solo tidak hanya lancar, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman saat para pemudik kembali ke kampung halaman,” jelasnya.
TMJ juga mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengguna tol juga diminta memastikan saldo uang elektronik, bahan bakar, serta kondisi kendaraan sebelum memasuki jalan tol.
Informasi lalu lintas terkini dapat diakses melalui One Call Center 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133 maupun melalui aplikasi Travoy.(aln)













