26.3 C
Semarang
Rabu, 29 April 2026

TelkomGroup Dukung PP TUNAS, Dorong Ruang Digital Aman bagi Anak




JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA-  TelkomGroup mendukung upaya pemerintah menciptakan ruang digital aman bagi anak melalui implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS). Dukungan ini ditegaskan dalam momentum Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menekankan, pentingnya literasi digital, etika teknologi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Ia menyebut ruang digital yang aman menjadi kebutuhan mendesak bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, hadir mendampingi kegiatan bersama jajaran Telkom dan disambut Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto. Momentum wisuda dinilai strategis untuk menanamkan nilai kepemimpinan, etika digital, dan kesiapan menghadapi tantangan industri.

Meutya Hafid menyatakan, lulusan Telkom University tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga tanggung jawab moral dalam membangun masa depan digital Indonesia. Generasi muda disebut memiliki peran penting dalam menjaga ruang digital yang sehat dan berkeadilan.


Baca juga:  Penjualan Pertamax Green 95 Tembus 4000 Liter/Hari

“Bekal ilmu ini menempatkan adik-adik agar tidak sekadar mengikuti arus digitalisasi, tapi juga berani mengambil peran sebagai penggerak dan menciptakan nilai untuk memperluas manfaat teknologi,” ujarnya.

Meutya Hafid menambahkan, tantangan ruang digital tidak hanya soal percepatan teknologi, tetapi juga maraknya misinformasi. Karena itu, generasi muda diharapkan menjadi agen literasi digital di tengah masyarakat.

“Jadilah pandu literasi digital di daerah masing-masing, karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kebenaran di tengah banjir informasi,” tegasnya.

Dian Siswarini menyampaikan, apresiasi kepada para wisudawan dan menegaskan komitmen Telkom dalam mencetak talenta digital unggul. Lulusan perguruan tinggi dinilai harus memiliki integritas, daya juang, dan kepedulian terhadap kemajuan bangsa.

“Kami melihat lulusan bukan hanya pencari kerja, tetapi agent of change yang mampu menciptakan solusi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

TelkomGroup mendukung implementasi PP TUNAS melalui penguatan keamanan digital, perlindungan data pribadi, serta pengembangan solusi yang aman dan bertanggung jawab. Perusahaan juga aktif menghadirkan edukasi terkait etika bermedia digital dan keamanan siber di berbagai daerah.

Baca juga:  Pertamina Patra Niaga JBT Borong 6 PROPER Emas dan 3 PROPER Hijau

Yayasan Pendidikan Telkom berperan menyiapkan talenta digital melalui ekosistem pendidikan terintegrasi dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi. Pada tingkat tinggi, Telkom University difokuskan mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan siap menjawab kebutuhan industri.

Rektor Telkom University, Suyanto menyampaikan, komitmen kampus dalam membangun ekosistem digital aman melalui inovasi Safe-AI berbasis human-centric. Inisiatif ini diarahkan untuk melindungi dan memberdayakan generasi muda dalam perkembangan teknologi.

Wisuda periode ini melantik 1.502 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan dalam dua sesi pelaksanaan. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak talenta unggul yang siap menghadapi dinamika global.

Kolaborasi pemerintah, industri, dan institusi pendidikan diyakini menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital nasional yang aman dan berkelanjutan. TelkomGroup optimistis penguatan literasi, etika, dan keamanan digital akan memperkuat daya saing Indonesia.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...

JNE Gandeng Rumah Zakat

NEXA Gandeng PSIS Jadi Official Partner

PGN Paparkan Pengelolaan Gas Bumi Nasional