33.8 C
Semarang
Rabu, 6 Mei 2026

SIG Hadirkan Beton Cepat Kering, Solusi Pangkas Waktu Perbaikan Jalan




 

 

 

JATENGPOS.CO.ID, JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menghadirkan inovasi beton cepat kering untuk mendukung perbaikan jalan yang lebih efisien. Solusi ini ditujukan untuk mengurangi dampak kemacetan akibat pekerjaan infrastruktur.

 

Data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan JUTPI mencatat kerugian ekonomi akibat kemacetan di Jabodetabek mencapai Rp100 triliun per tahun. Selain itu, kemacetan juga berdampak pada peningkatan polusi udara dari sektor transportasi.

 

Salah satu penyebab kemacetan berasal dari proses perbaikan jalan yang memakan waktu lama. Metode konvensional biasanya membutuhkan waktu hingga satu sampai dua minggu.

 

SIG menghadirkan solusi beton cepat kering bernama SpeedCrete untuk menjawab tantangan tersebut. Produk ini dirancang untuk mempercepat proses perbaikan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.

Baca juga:  Laba Solusi Bangun Indonesia Naik 12,3 Persen

 

SpeedCrete menggunakan teknologi rapid setting yang memungkinkan beton mengeras dalam hitungan jam. Fleksibilitas waktu setting antara tiga hingga dua belas jam membuatnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek.

 

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menyampaikan, inovasi ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam menghadirkan solusi konstruksi modern. Ia menilai produk tersebut mampu meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung keberlanjutan.

 

“SpeedCrete tidak hanya menawarkan kecepatan pengerjaan, tetapi juga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan inovasi ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam meningkatkan daya saing sektor konstruksi nasional. SIG terus menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar modern.

Baca juga:  Momentum Hari Pahlawan, PLN dan HIPMI Perkuat Sinergi

 

Selain produk, SIG juga menyediakan layanan terintegrasi dalam implementasi SpeedCrete. Layanan tersebut mencakup manajemen lalu lintas, pembongkaran jalan lama, hingga pengecoran dan pembukaan kembali jalan.

 

Proses pengerjaan umumnya dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Jalan yang diperbaiki dapat kembali digunakan pada pagi hari.

 

SpeedCrete telah diterapkan di berbagai proyek strategis di Indonesia. Di antaranya perbaikan jalur TransJakarta, kawasan Bundaran Patung Pemuda, hingga sejumlah ruas jalan tol.

 

Penerapan tersebut menunjukkan keandalan SpeedCrete dalam mempercepat proyek tanpa mengorbankan kualitas. SIG optimistis inovasi ini akan memperkuat kontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional yang efisien dan berkelanjutan.(aln)




TERKINI




Rekomendasi

...