JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – PT KAI Daop 4 Semarang menerjunkan sebanyak 118 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) setiap hari untuk memastikan keamanan jalur rel kereta api. Para petugas tersebut rutin berjalan kaki menyusuri rel demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api tetap aman dan lancar.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, para PPJ menjadi garda terdepan dalam sistem keselamatan operasional kereta api. Mereka bertugas memeriksa kondisi jalur rel di wilayah Daop 4 Semarang yang panjangnya mencapai 677 kilometer dengan 43 stasiun aktif.
“Petugas Pemeriksa Jalur merupakan garda terdepan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Mereka setiap hari melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi rel dan lingkungan sekitar jalur guna memastikan perjalanan kereta api berlangsung dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, wilayah pemeriksaan mencakup lintas Tegal, Semarang, Blora hingga jalur selatan menuju Stasiun Gundih, Kabupaten Grobogan. Setiap petugas bertanggung jawab memeriksa petak jalur sepanjang sekitar tujuh kilometer dengan berjalan kaki.
Pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi rel, bantalan, sambungan rel, wesel, baut pengikat, hingga sistem drainase. Selain itu, petugas juga memantau potensi gangguan eksternal seperti longsor, genangan air, pohon tumbang, dan aktivitas masyarakat di sekitar rel.
“Kami juga didukung Kendaraan Perawatan Jalur yang dilengkapi alat pengukur geometri rel untuk mendeteksi potensi gangguan yang tidak terlihat secara kasat mata,” jelasnya.
Menurut Luqman, tugas PPJ membutuhkan ketelitian tinggi serta kesiapan fisik karena pemeriksaan dilakukan dalam berbagai kondisi cuaca. Para petugas tetap bekerja baik saat panas maupun hujan demi menjaga keselamatan operasional kereta api.
“Tugas PPJ tidak mengenal cuaca. Dalam kondisi panas maupun hujan, siang ataupun malam, mereka tetap menjalankan pemeriksaan demi memastikan keselamatan operasional kereta api tetap terjaga,” katanya.
Ia menambahkan, apabila ditemukan kerusakan atau potensi gangguan pada jalur rel, petugas akan segera melaporkan kepada unit terkait untuk dilakukan penanganan cepat. Dalam kondisi tertentu, petugas juga dapat melakukan pengamanan awal hingga pembatasan kecepatan perjalanan kereta api.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh PPJ wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan khusus. Mereka juga harus memiliki sertifikasi pemeriksa jalur yang diterbitkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
“KAI terus berkomitmen menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Melalui pemeriksaan jalur yang dilakukan secara rutin dan disiplin oleh para PPJ, KAI memastikan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” pungkasnya.(aln)













