Inflasi Jateng Mei 2026 Capai 2,85 Persen, Tertinggi di Cilacap


JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat inflasi year on year (y-on-y) Jawa Tengah pada Mei 2026 sebesar 2,85 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) Jawa Tengah pada periode tersebut tercatat sebesar 111,91.

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said mengatakan, inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Cilacap sebesar 3,22 persen dengan IHK 112,18. Sementara inflasi terendah terjadi di Kabupaten Wonosobo sebesar 2,36 persen dengan IHK 113,38.

“Perkembangan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran masih menjadi pendorong inflasi tahunan di Jawa Tengah,” katanya.

Ia menjelaskan, inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga pada beberapa kelompok pengeluaran. Di antaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran.

Baca juga:  Giliran Gebyar Diskon Pupuk Hadir di Brebes

Selain inflasi tahunan, BPS juga mencatat inflasi month to month (m-to-m) Jawa Tengah Mei 2026 sebesar 0,79 persen. Sedangkan inflasi year to date (y-to-d) tercatat sebesar 1,74 persen.

Ali Said menambahkan, perkembangan inflasi di Jawa Tengah masih perlu terus dicermati untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Pemantauan harga pangan dan distribusi barang menjadi faktor penting dalam pengendalian inflasi daerah.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...