JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) resmi menerima 441 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui Sidang Senat Terbuka di Auditorium Soejono Sosrodarsono, Kampus 2 PUtech Semarang, Senin (27/7). Mahasiswa yang berasal dari 28 provinsi itu dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum (BPSDM PU), Bisma Staniarto mengatakan, mahasiswa baru merupakan investasi strategis bangsa dalam menyiapkan generasi penerus pembangunan.
“Saudara bukan sekadar memulai pendidikan tinggi, tetapi menjadi bagian dari investasi strategis bangsa. Jadilah generasi pembangun yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan, membuka kesempatan, dan menghadirkan kesejahteraan,” katanya saat membacakan sambutan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.
Dikatakan Bisma, PUtech memiliki peran strategis dalam mendukung Asta Cita Presiden melalui transformasi PU608 dengan mencetak talenta konstruksi yang kompeten, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta menjunjung tinggi keselamatan kerja. Mahasiswa juga didorong menguasai teknologi seperti Building Information Modelling (BIM), Artificial Intelligence (AI), Sistem Informasi Geografis (SIG), dan pemetaan digital sebagai bekal menghadapi kebutuhan industri.
Direktur Politeknik Pekerjaan Umum Brawijaya menegaskan pihaknya terus meningkatkan mutu pendidikan vokasi melalui penguatan tata kelola dan budaya keselamatan kerja.
“Kami berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas, aman, dan berintegritas. PUtech baru saja meraih sertifikasi ISO 45001 yang melengkapi ISO 17025, ISO 21001, dan ISO 37001 sebagai wujud peningkatan mutu institusi,” ujarnya.
Menurutnya, sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang semakin baik bagi seluruh sivitas akademika. Hal itu juga memperkuat kesiapan PUtech dalam mencetak lulusan yang profesional dan mampu menjawab tantangan pembangunan infrastruktur.
Wakil Direktur I Bidang Akademik PUtech Syamsul Bahri menjelaskan proses penerimaan mahasiswa baru berlangsung sejak Januari hingga Juli 2026 melalui Jalur Prestasi Gelombang I, Jalur Prestasi Gelombang II, dan Jalur Umum. “Peserta Jalur Umum mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar secara daring yang dilanjutkan psikotes sebelum penetapan hasil akhir,” jelasnya.
Dari ribuan pendaftar, sebanyak 441 mahasiswa dinyatakan lolos seleksi. Rinciannya meliputi 151 mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung, 150 mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan, serta 140 mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Air.
Ketua Senat PUtech Prof. Ir. Indratmo Soekarno, M.Sc., Ph.D. mengatakan meningkatnya jumlah mahasiswa baru setiap tahun menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap PUtech semakin besar.
“Pembelajaran di PUtech didominasi praktik, termasuk pengalaman lapangan dan magang selama enam bulan, sehingga lulusan tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga siap memasuki dunia kerja,” tandasnya.
Berdasarkan data Kementerian PU, dari lebih 9,4 juta tenaga kerja sektor konstruksi di Indonesia, baru sekitar 5,8 persen yang telah memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus mempertegas pentingnya peran pendidikan vokasi dalam mencetak tenaga konstruksi yang kompeten dan berdaya saing.(aln)





