OTP Keberangkatan Kereta Penumpang Capai 99,45 Persen


 

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang semester I 2026. Sebanyak 34 perjalanan kereta api keberangkatan awal dari wilayah Daop 4 Semarang mencatatkan tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) yang nyaris mencapai 100 persen sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal, aman, dan tepat waktu.

 

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil disiplin operasional serta sinergi seluruh insan KAI dalam menjaga kelancaran perjalanan kereta api.

 

“Keberhasilan 34 perjalanan KA keberangkatan awal Daop 4 Semarang mencatatkan ketepatan waktu yang nyaris 100 persen merupakan bukti nyata komitmen KAI dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ujarnya.

 

Sebanyak 34 perjalanan tersebut melayani berbagai tujuan utama di Pulau Jawa. Rinciannya meliputi 12 perjalanan menuju Jakarta, dua perjalanan menuju Surabaya, tiga perjalanan menuju Purwokerto dan Cilacap, tujuh perjalanan menuju Tegal, Brebes, dan Cirebon Prujakan, dua perjalanan menuju Solo, empat perjalanan KA Kedungsepur relasi Semarang Poncol–Ngrombo, dua perjalanan menuju Cepu, serta satu perjalanan menuju Bandung.

Baca juga:  Peduli Lingkungan, Re.juve Donasikan Rp 240 Juta

 

Secara keseluruhan, KAI Daop 4 Semarang juga membukukan tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api penumpang sebesar 99,45 persen pada semester I 2026. Sementara ketepatan waktu kedatangan mencapai 95,83 persen.

 

Untuk angkutan barang, tingkat ketepatan waktu keberangkatan tercatat sebesar 97,65 persen, sedangkan ketepatan waktu kedatangan mencapai 98,06 persen. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi KAI dalam menjaga keandalan layanan, baik untuk angkutan penumpang maupun logistik.

 

Dijelaskan, keberhasilan mempertahankan OTP tidak terlepas dari penguatan koordinasi antara Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop), petugas stasiun, dan masinis.

 

“Selain itu, pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan secara berkala untuk memastikan perjalanan kereta berlangsung aman dan lancar,” jelasnya.

Baca juga:  Bahasa Gen Z Jadi Media Edukasi Safety Riding

 

KAI Daop 4 Semarang juga memanfaatkan sistem pemantauan lintas secara real time sehingga potensi gangguan dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat. Evaluasi operasional dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan menekan potensi keterlambatan.

 

Luqman menambahkan, tingginya tingkat ketepatan waktu memberikan kepastian bagi pelanggan dalam merencanakan aktivitas maupun perjalanan lanjutan.

 

“Ketepatan waktu tidak hanya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api, tetapi juga memberikan rasa nyaman dan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Capaian ini akan terus kami jaga melalui peningkatan pelayanan, keselamatan, dan keandalan operasional,” pungkasnya.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...