28.7 C
Semarang
Minggu, 17 Mei 2026

Polres Semarang Gencarkan Vaksinasi, Longgarkan Penyekatan




JATENGPOS.CO.ID. UNGARAN- Dalam rangka mendukung kegiatan vaksin yang diselenggarakan oleh Polda Jateng, Polres Semarang menggencarkan vaksinasi secara serentak yang dilaksanakan di jajaran polres-polres di wilayah Kepolisian Jawa Tengah.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan pelaksanaan vaksinasi massal bertajuk “Vaksinasi Merdeka Candi” untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-76 diikuti warga berasal dari kalangan buruh, pondok pesantren, dan masyarakat yang bertempat di Gor Wujil Pandanaran dan di Kecamatan Tengaran, kemarin.

“Kegiatan vaksinasi dilaksanakan atas kerja sama dengan TNI-Polri serta Dinas Kesehatan, dalam hal penyediaan dosis vaksin, vaksinator serta dalam menyukseskan kegiatan Vaksinasi Merdeka Candi di Wilayah Kabupaten Semarang, juga dibantu tenaga sukarelawan,” ujar Kapolres Semarang.

Selain itu dalam tinjauan bersama dengan Forkompimda, Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengapresiasi kepada TNI – Polri yang telah bekerja sama dalam mendukung program percepatan vaksinasi di kabupaten semarang dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Baca juga:  BGN Gelar Bimtek Pengolahan Menu MBG, Berharap Zero Kasus Keracunan Makanan

“Vaksinasi Merdeka Candi di Kabupaten Semarang terdapat 2 lokasi vaksinasi yaitu di Gor Wujil Pandanaran dan di Kecamatan Tengaran dengan sasaran buruh dan santri pondok pesantren akan kita laksanakan secara berkelanjutan,” tandasnya.

“Hal ini kita lakukan, agar masyarakat terbentuk Herd Imunitynya serta terhindar dari covid 19. Namun demikian saya berpesan jangan lengah walaupun sudah di vaksin, tetap jaga protokol kesehatan dan patuhi 6M, Insyaallah pandemi akan segera berakhir,” pungkasnya.

Sementara itu, menghadapi perpanjangan PPKM level 4 hingga 9 Agustus, Polres Semarang mulai melonggarkan mobilitas masyarakat. Salah satunya membuka penyekatan jalan di sejumlah titik.

Kasatlantas Polres Semarang AKP Rendi Johan Prasetyo mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan di enam titik. Tentu titik tersebut merupakan titik rawan keramaian. Yakni Alun-Alun lama, Alun-Alun Bung Karno, Alun-Alun Tambakboyo Ambarawa, ruas jalan Muh. Yamin, Ahmad Yani (asmara) dan S. Parman.

Baca juga:  Awas! Masuk Kendal Disekat Lima Titik

Enam lokasi tersebut sebelumnya ditutup penuh sebelum perpanjangan PPKM. “Semula yang kita tutup total saat ini kita buka satu arah. Kami juga berharap masyarakat bisa patuh. Jangan diterobos,” katanya, kemarin.

Sesuai dengan Instruksi Mendagri dan Bupati Semarang terkait perpanjangan PPKM level 4, maka diberikan kelonggaran dengan rekayasa lalu lintas. Demikian juga dengan aktivitas ekonomi seperti para pedagang kaki lima (PKL), pujasera, toko kelontong dan sebagainya.

Saat ini diperbolehkan beroperasi hingga pukul 20.00. Kasatlantas juga mengingatkan agar masyarakat senantiasa menerapkan protokol kesehatan meski grafik kasus positif Covid-19 di Kabupaten Semarang mulai menurun. (muz)




TERKINI




Rekomendasi

...