26 C
Semarang
Jumat, 27 Februari 2026

Makanan, Minuman, dan Hasil Tembakau Tingkatkan 7,40 Persen Inflasi di Karanganyar

JATENGPOS.CO.ID,  KARANGANYAR – Dalam rangka Pengendalian Inflasi Tahun 2024 dilaksanakan rapat Pleno Program Kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar. TPID diminta menyiapkan langkah pengendalian inflasi di Bumi Intanpari.

PJ Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan, inflasi salah satu fenomena yang kita butuhkan, namun jika tidak terkendali akan terjadi ketidakstabilan.

Menurutnya Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu wilayah lokasi sampel dalam penilaian inflasi. “Makanan, minuman dan hasil tembakau menjadi faktor yang paling berpengaruh dan memiliki peran 7,40 persen dalam meningkatkan inflasi di Kabupaten Karanganyar,” terang Timotius, kemarin.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap Disdagperinaker, ternyata harga perkembangan di pasar masih update secara realtime. Selanjutnya Timotius mengucapkan terima kasih kepada Tim TPID yang sudah berkerjasama dengan BULOG Kota Surakarta dan Dinas Pertanian karena telah menciptakan Progam Unggulannya seperti Kenyang Tanpa Nasi dan Gerakan Pangan Murah yang mampu menjaga laju inflasi di Kabupaten Karanganyar.

Baca juga:  Ratusan Personil Polres Salatiga Diterjunkan Pengamanan TPS

“Diharapkan jangan sampai harga naik terlalu jauh dan jangan terlambat mengkomunikasikan dengan dinas terkait untuk mengecek data agar lebih update dan bisa dicarikan solusi untuk mengatasi inflasi yang ada,”tandasnya. (yas).



TERKINI

Rekomendasi

...