JATENGPOS.CO.ID, BATANG – Pengusaha Kabupaten Batang mengeluhkan sulitnya mengurus perijinan karena rumitnya birokrasi layanan pemerintah.
Hal itu dikatakan sejumlah pengusaha Batang saat dikunjungi Calon Wakil gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin (Taj Yasin Maimoen), di Batang, Rabu, 9 Oktober 2024.
“Sekarang itu yang jadi keluhan mengurus perijinan Gus. Kalau kita mau usaha sesuatu, ijinya berbelit-belit,” kata Ning Sri, pengusaha pengolahan batu CV. Ning Sri, Jl Lingkar Alas Roban, Tegalsari Sentul, Gringsing, Batang.
Menurutnya, kalau mengurus ijin mahal itu bukan hal baru. Tetapi semahal apapun masih bisa diupayakan kalau memang bisa. Sekarang sudah mahal birokrasinya rumit,”kata perempuan alumni Pondok Pesantren Kajen, Pati ini.
Akibatnya, menurut pengusaha yang juga punya pabrik ready mix (beton cair) di Sayung Demak ini, banyak usaha yang akhirnya ilegal. Padahal itu juga tidak bisa dibenarkan.
Menanggapi hal ini, Gus Yasin menjelaskan rumitnya perijinan karena sekarang ditarik pemerintah pusat. Peran Pemerintah Provinsi saat ini hanya memberi rekomendasi.
“Ya itulah realitanya. Sekarang provinsi hanya memberi rekomendasi, finalnya di pusat, ” kata pasangan cagub Ahmad Luthfi ini.
Para pengusaha berharap, jika paslon No 2 jadi, provinsi bisa mengupayakan soal perijinan usaha tersebut. Mengawal Rekomendasi hingga bisa mempermudah Proses Perijinan dengan langkah komunikasi ke Pemerintah Pusat.
Soal pilihan Calon Gubernur, Ning Sri yakin paslon Luthfi-Yasin bisa diterima masyarakat.
“Saya bisa bilang, pak Luthfi itu pejabat polisi yang tidak pernah merepotkan pengusaha. Saya dulu sering minta diberi kesempatan partisipasi aja ditolak. Hanya beliau yang saya tahu seperti itu,” katanya.
Asal tahu, paslon no 2 (Ahmad Luthfi-Taj Yasin) diusung 16 partai koalisi. Hasil survei menyebut pasangan ini unggul jauh dibanding Andika-Hendi yang hanya diusung PDIP. (*)









