Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Usulkan Potensi dan Peluang Ekonomi Sampah yang Digarap Pemda


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Keberadaan sampah dinilai bisa dimaksimalkan pemerintah untuk menambah pendapatan daerah. Salah satunya dengan mengembangkan industri daur ulang.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengatakan, banyak potensi dan peluang ekonomis sampah yang bisa digarap pemerintah daerah. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik bisa mendorong kemandirian fiskal daerah.

“Selain menjadikan sampah sebagai sumber retribusi dan pajak lingkungan, juga bisa dilakukan dengan mengembangkan industri daur ulang,” ungkapnya, Jumat (23/5).

Masing-masing daerah bisa menjalankan atau mengembangkan industri daur ulang seperti plastik, kertas, logam hingga sampah organik menjadi pupuk kompos dan biogas.


“Yang tidak kalah penting ialah industri daur ulang ini akan membuka lapangan kerja baru,” terang politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Baca juga:  Materi Retreat Peran BUMN, Hilirisasi hingga Makan Bergizi Gratis

Langkah berikutnya adalah pemanfaatan teknologi waste to energy dengan cara menerapkan teknologi konversi sampah menggunakan insinerator dan sejenisnya. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mengurangi penggunaan energi fosil.

Selain itu, lanjut Sarif, pengelolaan sampah yang baik juga bisa mendorong kemandirian fiskal daerah lewat konsep ekowisata dan green business.

Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah.

“Misalnya, kabupaten/kota didorong membuat pusat edukasi pengelolaan sampah atau ekowisata berbasis lingkungan yang dapat menarik wisatawan maupun investor,” bebernya.

Di balik peluang atau potensi sampah tadi, Sarif mengakui kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah masih perlu lebih ditingkatkan. Apalagi, setiap harinya volume dan daya tampung sampah menjadi masalah serius di berbagai daerah.

Baca juga:  Koordinasi Dan Kerjasana Lintas Sektoral Pencegahan Kekerasan Atau Tppo (Evaluasi Pelaksanaan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Tahun 2022)

“Ini akan menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam menyediakan infrastruktur dan sistem pengelolaan sampah yang memadai,” tandasnya. (adv)


TERKINI

Kokola ‘Cookie Land’ Hadir di JFK 2026

Rekomendasi

...