JATENGPOS.CO.ID, PURWOREJO — Kepedulian terhadap lingkungan sekaligus penguatan peran sosial masyarakat ditunjukkan melalui aksi bersih-bersih Pantai Ketawang, Kabupaten Purworejo. Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo bersama bersama ratusa. Banser Tanggap Bencana (Bagana) GP Ansor dan relawan Kabupaten Purworejo turun langsung membersihkan kawasan pantai sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir dan mendukung pengembangan pariwisata daerah.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan pantai yang bersih dan sehat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam sebagai ruang hidup bersama. Aksi tersebut sekaligus menjadi sarana penguatan kapasitas relawan dalam kerja-kerja kemanusiaan dan kebencanaan.
Dalam kesempatan itu, Wibowo Prasetyo menekankan bahwa peran kader Ansor dan Banser tidak terbatas pada pengawalan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap isu kemanusiaan, kebencanaan, dan lingkungan hidup.
“Kader Ansor dan Banser memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. Komitmen itu perlu terus diwujudkan dalam aksi nyata, termasuk menjaga lingkungan dan terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan,” ujar legislator dari Dapil Jawa Tengah VI ini.
Ia menambahkan, meskipun kegiatan tersebut tidak dilakukan dalam situasi bencana, upaya bersih pantai tetap menjadi bagian penting dari pembentukan kepekaan sosial dan kesiapsiagaan relawan terhadap bencana. Sebab itu, peningkatan kapasitas di bidang kebencanaan perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Banser tidak hanya hadir saat terjadi bencana, tetapi juga dalam upaya pencegahan dan edukasi lingkungan. Di sisi lain, dengan kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana, kita membutuhkan relawan yang tangguh dan terlatih. Ke depan, pelatihan kebencanaan dapat diperkuat melalui kerja sama dengan BNPB,” katanya.
Sementara itu, Kepala Satuan Khusus Bagana GP Ansor Kabupaten Purworejo, Ramin, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas relawan masih menjadi kebutuhan utama, baik dari sisi keterampilan maupun peralatan pendukung.
“Kami masih membutuhkan peningkatan kemampuan rescue dan peralatan kebencanaan. Purworejo memiliki wilayah perbukitan, berada di sekitar Pegunungan Menoreh, serta berbatasan langsung dengan Laut Selatan, sehingga potensi bencana cukup tinggi,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan berbagai pihak, sehingga peran relawan tidak hanya dirasakan saat terjadi bencana, tetapi juga dalam menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

