JATENGPOS.CO.ID, MAGELANG — Anggota Komisi VIII DPR RI Wibowo Prasetyo melakukan peninjauan pembangunan masjid di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Magelang yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan siswa, Jumat (15/5/2026).
Keberadaan masjid tersebut dinilai sangat dibutuhkan karena selama ini para siswa masih menggunakan ruang kegiatan belajar mengajar untuk salat berjamaah maupun aktivitas keagamaan lainnya di lingkungan pondok pesantren madrasah.
Dalam peninjauan tersebut, Wibowo melihat langsung progres pembangunan masjid yang ditargetkan dapat digunakan pada Juli 2026 bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.
Perwakilan MAN 1 Magelang, Juandi Afrianto, menyampaikan saat ini terdapat sekitar 1.600 siswa di lingkungan MAN 1 Magelang. Hampir 200 siswa mengikuti program boarding school atau tinggal di asrama di MAN 1 Magelang.
“Saat ini para siswa siswi masih menggunakan ruang sarana belajar mengajar untuk salat dan kegiatan keagamaan. Kami berharap pembangunan masjid ini selesai pada Juli 2026 saat ajaran baru, namun target sepertinya belum bisa tercapai,” ujarnya.
Namun begitu, katanya, pihak madrasah berkomitmen tetap menggunakan masjid tersebut meskipun pembangunan belum sepenuhnya rampung.
“Saat ajaran baru nanti, dalam kondisi apa pun masjid ini tetap akan kami gunakan untuk salat dan kegiatan keagamaan untuk 1.600 siswa meski saat ini masih dalam proses pembangunan dan belum bisa digunakan secara maksimal,” katanya.
Juandi berharap adanya dukungan bantuan dari pemerintah agar pembangunan masjid dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh seluruh siswa.
“Kami mohon bisa ada bantuan dari pemerintah untuk pembangunan masjid di sekolah MAN 1 Magelang ini,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Wibowo Prasetyo menilai pembangunan masjid di lingkungan madrasah memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan karakter dan penguatan nilai keagamaan bagi generasi muda.
Menurutnya, fasilitas ibadah yang memadai akan menunjang aktivitas para siswa, terutama di lingkungan pendidikan berbasis pesantren yang memiliki kegiatan keagamaan cukup padat.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter, kedisiplinan, dan pendidikan spiritual para siswa. Karena itu keberadaannya sangat penting bagi para santri dan siswa MAN 1 Magelang,” ujar Wibowo.
Wibowo mengapresiasi semangat pihak madrasah dalam mengembangkan fasilitas pendidikan keagamaan di tengah keterbatasan yang ada. Ia berharap pembangunan masjid dapat berjalan lancar sehingga para siswa bisa lebih nyaman menjalankan kegiatan ibadah dan pembelajaran agama di lingkungan sekolah.













