Wali Kota Dorong Pedagang Pasar Tradisional Salatiga Rambah Pemasaran Digital


JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA — Pemerintah Kota Wali Kota Salatiga Robby Hernawan disambut Kadis Perdagangan Agung Pitoyo di acara pelatihan pemasaran digital.( foto: ist/deka.jatengpos)terus mendorong transformasi pasar tradisional agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pemasaran Online bagi pedagang pasar tradisional yang dibuka langsung oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., di Mini Theater Lantai 3 Gedung DPRD Kota Salatiga, Rabu (8/7/2026).

Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Perdagangan Kota Salatiga ini menjadi bagian dari langkah pemerintah meningkatkan daya saing pedagang melalui pemanfaatan teknologi digital.
Sebanyak 60 pedagang Pasar Raya I Salatiga mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Juli 2026.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Robby Hernawan menekankan bahwa perubahan pola belanja masyarakat tidak dapat dihindari. Kehadiran berbagai platform belanja daring telah mengubah cara masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, pedagang pasar tradisional perlu ikut memanfaatkan perkembangan tersebut agar tetap mampu bersaing.

Baca juga:  Upacara HSN 2023 Ponpes Nurul Islam: Santri Harus Hadir Menjadi Agen Perbaikan Negara

Menurut Robby, pemasaran digital bukan ancaman bagi pasar tradisional, melainkan peluang untuk memperluas jangkauan konsumen tanpa harus meninggalkan aktivitas berdagang secara langsung di pasar.


Ia juga menceritakan kisah sukses seorang pelaku usaha muda yang mampu mengembangkan usahanya melalui media digital meski hanya menjual produk sederhana. Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan bisnis tidak semata ditentukan oleh jenis barang yang dipasarkan, tetapi oleh kemampuan memanfaatkan teknologi dan membaca peluang pasar. “Pasar tradisional harus terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Kehadiran toko online dapat menjadi pelengkap usaha sehingga pembeli tidak hanya berasal dari Salatiga, tetapi juga dari berbagai daerah lainnya,” ungkap Robby.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Agung Pitoyo, menjelaskan bahwa pelatihan ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Salatiga sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor perdagangan.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta memperoleh bekal mengenai strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, hingga teknik memasarkan produk melalui berbagai platform daring.

Baca juga:  Napi Rutan Salatiga Antusias Mencoblos

Diharapkan ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan penjualan dan memperkuat keberlangsungan usaha para pedagang. ” Kami berharap digitalisasi pemasaran mampu menjadi salah satu solusi agar pasar tradisional tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mampu menjawab tantangan perdagangan di era digital,” pungkasnya.( deb)


TERKINI

Rekomendasi

...