PPK Ormawa FST Undip Kolaborasi Jateng Pos Dorong Penyebarluasan Inovasi “SAHABAT TANI” Desa Brongkol


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Forum Studi Teknik Universitas Diponegoro (FST Undip) memperkuat jejaring media dengan kolaborasi bersama Jateng Pos dalam rangka memperluas inovasi program pengabdian masyarakat bertajuk “SAHABAT TANI: Sistem Cerdas Pengendalian Hama Tikus Berbasis Ultrasonik dan Biopestisida dengan Energi Surya untuk Smart Farming Berkelanjutan Desa Brongkol.”

Kegiatan berlangsung di kantor redaksi Jateng Pos Jalan Raya Bukit Sari 2D Semarang, menjadi ajang dialog awal antara Tim PPK Ormawa FST Undip dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) Koran Jateng Pos, Abdul Muiz.

Jateng Pos menyambut kedatangan lima mahasiswa perwakilan Tim PPK Ormawa FST Undip, yakni; Umbu Gita Nissidhei Zendrato (Teknik Kimia 2024), Aqiila Luna Hidayat (Teknik Kimia 2024), Ahmad Hudza (Teknik Industri 2024), Muhammad Raf’at Pasha Putra Abdillah (Teknik Sipil 2024), dan Nadia Hidatul Zanna (Teknik Kimia 2024), pada Rabu (23/7/2026) siang.

Dalam pertemuan Tim menyampaikan, bahwa kemitraan ini menjadi bagian dari upaya Tim PPK Ormawa FST Undip untuk memperkuat penyebarluasan informasi mengenai inovasi yang dikembangkan bersama masyarakat Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Selain menghasilkan solusi teknologi, tim PPK Ormawa FST Undip juga membangun jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media massa, sebagai bagian dari kegiatan PPK Ormawa.


Melalui program SAHABAT TANI, tim PPK Ormawa FST UNDIP mengembangkan sistem pengendalian hama tikus yang mengombinasikan teknologi ultrasonik, biopestisida, dan energi surya sebagai pendekatan yang lebih ramah lingkungan dalam mendukung praktik smart farming di Desa Brongkol. Program tersebut tidak hanya berfokus pada penerapan teknologi, tetapi juga pada edukasi masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, serta penguatan kapasitas kelompok tani.

Baca juga:  Puan Maharani Apresiasi Program Ketahanan Pangan

Ketua Tim PPK Ormawa FST Undip, Umbu Gita Nissidhei Zendrato menyebutkan, program ini bertujuan untuk mengatasi masifnya serangan hama tikus pada tanaman padi di Desa Brongkol.

“SAHABAT TANI hadir untuk menjawab permasalahan serangan hama tikus yang menyebabkan kerusakan lahan pertanian hingga sekitar 45%, serta masih terbatasnya penerapan teknologi pengendalian hama. Melalui AgroShield yang disertai pelatihan dan pendampingan petani, kami menargetkan penurunan kerusakan hingga 5%, peningkatan produktivitas, serta mendorong petani agar mampu mengoperasikan dan mengembangkan teknologi secara mandiri” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan publikasi merupakan salah satu aspek penting dalam keberlanjutan program pengabdian masyarakat.

“Media massa kami pilih sebagai mitra strategis karena dampak program tidak hanya perlu dirasakan masyarakat di lokasi pelaksanaan, tetapi juga dapat diketahui lebih luas. Melalui media massa, kami berharap proses pemberdayaan yang dilakukan bersama masyarakat Desa Brongkol dapat terdokumentasikan sekaligus menjadi sarana penyebarluasan informasi dan edukasi,” lanjutnya.

Ia juga berharap dengan kolaborasi antara tim PPK Ormawa FST Undip dengan Jateng Pos dapat memperluas inovasi SAHABAT TANI dan dapat diterapkan di desa sekitar yang memiliki permasalahan serupa.

Baca juga:  KPU Jateng Tegaskan ini Aturanya Jika Pilkada Lawan Kotak Kosong

“Dengan jangkauan media yang luas, kami  berharap kolaborasi ini juga dapat membantu memperkenalkan potensi Desa Brongkol, khususnya di sektor pertanian, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi teknologi dapat hadir dari persoalan nyata yang dialami petani. Dengan demikian, cerita yang disampaikan bukan hanya mengenai kegiatan mahasiswa, tetapi juga mengenai masyarakat desa yang terus berproses menuju pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

SAHABAT TANI: Tim PPK Ormawa FST Undip Semarang sejak akhir Juni 2026 melakukan penelitian pengabdian masyarakat bertajuk “SAHABAT TANI: Sistem Cerdas Pengendalian Hama Tikus Berbasis Ultrasonik dan Biopestisida dengan Energi Surya untuk Smart Farming Berkelanjutan” di Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. FOTO:DOK. PPK ORMAWA FST UNDIP for JATENGPOS

Pemred Jateng Pos Abdul Muiz menyambut baik inisiatif PPK Ormawa FST Undip tersebut, bahwa media memiliki peran penting dalam menghubungkan inovasi dari perguruan tinggi dengan masyarakat. Berbagai program pengabdian masyarakat memiliki nilai edukatif yang layak diketahui publik, menghadirkan solusi terhadap persoalan nyata di lapangan, khususnya bagi petani di Desa Brongkol.

“Terima kasih atas kunjungan PPK Ormawa FST Undip, kami mendukung program penelitian untuk kemandirian pertanian berkelanjutan. Kita ketahui petani merupakan tulang punggung kehidupan. Mereka banyak menghadapi tantangan mulai soal iklim, hama, pupuk, hingga rantai pasok hasil panen. Kami mengapresiasi tujuan mulia adik-adik semua, Jateng Pos siap mensupport dan menjalin kerja sama. Terus bersemangat mengentas persoalan dalam masyarakat. Semoga program pengabdian masyarakat di Desa Brongkol lancar dan sukses,” ujar Abdul Muiz. (tim/muz)


TERKINI

Rekomendasi

...