JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – PT KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat dan peserta pengajian Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Kanzus Sholawat Pekalongan, Minggu (20/9/2026), untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Peserta juga diminta mengutamakan keselamatan pribadi selama mengikuti kegiatan.
Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, kegiatan pengajian yang diperkirakan dihadiri ribuan jamaah tersebut berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat di sekitar jalur rel maupun perlintasan sebidang. Kondisi tersebut terutama terjadi di sekitar lokasi pengajian dan wilayah sekitarnya.
“KAI mengimbau seluruh peserta pengajian agar tidak beraktivitas di jalur rel kereta api, tidak berhenti di area perlintasan, serta tetap mematuhi aturan keselamatan demi keamanan bersama,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, PT KAI Daop 4 Semarang meningkatkan pengamanan dan pengawasan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan selamat, aman, dan lancar selama kegiatan berlangsung.
Langkah pengamanan dilakukan dengan meningkatkan penjagaan di titik-titik rawan aktivitas masyarakat di sekitar jalur rel dan perlintasan sebidang. “Kami juga menyiagakan petugas pengamanan internal KAI serta berkoordinasi dengan aparat TNI/Polri dan pemerintah daerah,” ungkapnya.
Selain itu, KAI menginstruksikan kepada Awak Sarana Perkeretaapian untuk membunyikan suara peringatan melalui lokomotif ketika kereta api melintasi lokasi pengajian. Petugas juga meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar jalur kereta api.
Dijelaskan, imbauan keselamatan juga akan disampaikan melalui pengeras suara di stasiun maupun area sekitar jalur kereta api. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak memasuki area terlarang maupun melakukan aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.
“KAI mendukung seluruh kegiatan masyarakat yang berlangsung dengan tertib dan aman. Untuk itu kami mengajak seluruh peserta pengajian dan masyarakat sekitar agar bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api demi kenyamanan dan keamanan bersama,” pungkasnya.(aln)




