JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA – Kepala sekolah diminta tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memastikan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas perundungan.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG., saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) promosi dan mutasi kepala sekolah dasar (SD) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Senin (2/11/2026).
Penyerahan SK yang berlangsung di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga itu menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Salatiga.
Robby menegaskan, sekolah dasar merupakan ruang penting untuk meletakkan fondasi pengetahuan sekaligus membentuk karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai kehidupan anak. Karena itu, kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan arah pembelajaran dan membangun budaya positif di lingkungan sekolah.
“Kepala sekolah harus menjadi role model bagi guru maupun murid yang dipimpinnya. Kepada penerima SK hari ini, saya berharap mampu memberikan kontribusi terbaik bagi peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.
Ia meminta para kepala sekolah menggerakkan seluruh tenaga pendidik agar memberikan perhatian seimbang terhadap perkembangan akademik, fisik, dan psikologis peserta didik.
“Guru, terutama kepala sekolah, tidak hanya berperan sebagai agen pembelajaran, tetapi juga agen peradaban. Saya berharap sekolah mampu menjadi tempat yang ramah anak, aman, anti-bullying, serta mengakomodasi tumbuh kembang anak secara fisik maupun psikis,” tegasnya.
Robby menambahkan, penguatan sekolah ramah anak merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Salatiga dalam menciptakan iklim belajar mengajar yang sehat. Langkah tersebut sekaligus mendukung peningkatan peringkat Kota Layak Anak (KLA) dari kategori Madya menuju Nindya.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, diperlukan kepemimpinan kepala sekolah yang mampu membangun kerja sama, keteladanan, dan komitmen bersama seluruh warga sekolah.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Mudjiati, M.Pd., menjelaskan, terdapat 13 SK yang diserahkan dalam agenda tersebut. Rinciannya, delapan SK promosi kepala sekolah, tiga SK mutasi kepala SD, serta dua SK penugasan pelaksana tugas (Plt.).
Dari delapan kepala sekolah yang memperoleh promosi, lima orang berasal dari jalur reguler melalui pendidikan dan pelatihan bakal calon kepala sekolah. Adapun tiga lainnya melalui jalur nonreguler berdasarkan seleksi internal oleh tim pertimbangan pengangkatan kepala sekolah.
“Melalui proses promosi dan mutasi ini, diharapkan kepemimpinan satuan pendidikan semakin optimal dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Salatiga,” jelasnya.( deb)





