JATENGPOS. CO. ID, JAKARTA – Keluarga besar Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) baru saja sukses menyelenggarakan Munas (Musyawarah Nasional) ke-6 yang digelar 12 – 14 Desember 2025, di Grand Ballroom Aston Kemayoran City Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Munas ke-6 yang mengusung tema Bersatu untuk Indonesia Maju tersebut dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Jumat (12/12/2025) malam dan ditutup dengan sesi Dialog Kebangsaan dengan narasumber Menteri PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) Maruarar Sirait.
Gubernur Pramono Anung memukul gong pembukaan Munas ke-6 Perhimpunan INTI.
Munas diikuti oleh seluruh jajaran dewan pengawas, dewan pembina, penasihat, dewan pakar, ketua kehormatan, pengurus INTI pusat, daerah, cabang, organisasi sayap yaitu PINTI, GEMA INTI, YEC, dan Program Beasiswa Pelangi.
Setelah menerima seluruh laporan pertanggungjawaban pengurus pusat masa bakti 2021 – 2025, peserta Munas menyepakati dan secara resmi kembali memberi kepercayaan kepada Teddy Sugianto untuk melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum Perhimpunan INTI selama periode maksimal dua tahun kedepan.
Dalam laporan pertanggungjawabannya Teddy Sugianto menyadari bahwa seluruh jajaran pengurus pusat telah bekerja keras, kompak serta saling mendukung dalam berkarya serta berbakti untuk bangsa dan negara Indonesia.
Namun demikian, kata Teddy Sugianto, tetap saja dirinya merasa belum sepenuhnya berhasil mewujudkan semua yang kita cita-citakan bersama.
“Banyak hal yang telah kita capai dan lalui bersama, tetapi banyak hal pula yang masih belum bisa terwujud. Semoga apa yang masih tertunda itu, nantinya bisa dituntaskan oleh ketua umum, sekretaris jenderal dan jajaran pengurus berikutnya,” ujarnya.
Seluruh hadirin berfoto bersama Gubernur Pramono Anung.
Pada kesempatan tersebut Teddy Sugianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada donatur dan semua pihak yang telah bekerjasama dan mendukung kegiatan INTI selama 4 tahun ini tanpa pamrih.
Dia juga menyampaikan penghargaan tertinggi atas kerja keras dan pengabdian seluruh pengurus pusat, daerah dan cabang serta sayap organisasi yaitu PINTI, GEMA INTI, YEC serta Program Beasiswa Pelangi dan Beasiswa CGS kuliah gratis ke Tiongkok yang telah mengharumkan nama INTI ke berbagai pelosok tanah air.
“Semoga semua itu tetap terpelihara dan bahkan akan semakin ditingkatkan di masa mendatang,” ucapnya.
Menteri dan Gubernur DKI Apresiasi Kiprah INTI
Menteri PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) Maruarar Sirait mengapresiasi komitmen Perhimpunan IINTI dalam mendukung agenda sosial pemerintah, termasuk dalam menyambut perayaan Natal Nasional 2025.
“Perayaan Natal Nasional akan difokuskan pada kesederhanaan dan kepedulian sosial, khususnya untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang di Sumatera,” ujar Menteri Ara yang menjadi narasumber dalam sesi Dialog Kebangsaan.
Dia pun mengajak keluarga besar Tionghoa untuk mendukung program perumahan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami mengajak keluarga besar Tionghoa untuk bersama-sama menyukseskan program perumahan melalui pemanfaatan Kredit Program Perumahan (KPP), sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam renovasi rumah tidak layak huni,” ujarnya.
Apresiasi yang sama juga disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dia berharap Perhimpunan INTI bisa terus memberikan kontribusi terhadap hubungan antara Indonesia dengan Tiongkok yang sampai saat ini hubungan kedua negara semakin baik.
Tak hanya Menteri Ara dan Gubernur Pramono, sejumlah Menteri juga menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Perhimpunan INTI dalam menjalankan fungsi organisasinya untuk bangsa dan negara.
Apresiasi tersebut disampaikan secara virtual oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartato, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr. Wihaji, Menteri Transmigrasi saat ini adalah Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’Ruf, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, Wamen Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto, dan Wamen UMKM Helvi Yuni Moraza. (*/jan)



