JATENGPOS.CO.ID, FLORES- Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan mengirimkan 50 ribu paket sembako untuk membantu korban terdampak gempa bumi M 7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia mengatakan bantuan tersebut akan dikirim dalam 1-2 hari ke depan.
“Dari Bapak Presiden lewat Kementerian Sekretariat Negara juga sudah akan mengirimkan di 1-2 hari ini 50.000 paket sembako. Ini segera kami akan kirimkan untuk membantu kebutuhan logistik awal di daerah bencana,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers dilihat YouTube BNPB, Sabtu (15/8/2026).
Selain itu, BNPB dan Kementerian Sosial juga menyiapkan kebutuhan dasar lainnya untuk warga terdampak. Dia mengatakan bantuan yang diprioritaskan di antaranya makanan, minuman, air bersih, tenda, tempat berlindung, hingga genset.
“Logistik awal-awal bagi masyarakat terdampak, logistik dasar, makan, minum, air bersih, tenda, tempat berlindung, genset, dan lain sebagainya. Tentu saja kondisi lapangan masih kurang, ini terus akan didorong,” jelasnya.
Suharyanto mengatakan stok logistik dari daerah sekitar yang terdampak ringan atau tak terdampak gempa juga akan digeser ke wilayah yang membutuhkan. Salah satunya stok bantuan yang berada di gudang logistik di Flores Timur.
“Dari Kementerian Sosial ini juga untuk 1-2 hari ini akan menggeser logistik dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak ini dari kabupaten-kabupaten sebelahnya yang terdampak ringan atau tidak terdampak,” paparnya.
“Contoh misalnya di Flores Timur, baik Kementerian Sosial maupun BNPB masih punya di gudang logistik yang dibutuhkan untuk masyarakat terdampak. Ini memang cadangan untuk masyarakat yang terdampak letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki yang lalu. Ini di gudang masih banyak barang-barang, ini pun untuk sementara kita akan geser ke daerah terdampak bencana gempa bumi ini,” imbuh dia.
Pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengingatkan bila keselamatan warga harus menjadi prioritas pemerintah dalam menangani gempa bumi di NTT.
Dasco mengimbau agar warga di NTT yang terdampak gempa berkekuatan 7,7 magnitudo itu bisa mengikuti arahan dari pemerintah melalui BMKG, BNPB, maupun pemerintah daerah (pemda).
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, serta pemerintah daerah,” kata Dasco dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Dasco memastikan pimpinan DPR RI segera melakukan koordinasi dengan alat kelengkapan dewan, khususnya komisi terkait di Legislatif, termasuk Legislator asal Dapil NTT untuk segera membantu dan memenuhi kebutuhan warga terdampak bencana alam tersebut.
“Sebagai pimpinan DPR RI, saya akan mendorong koordinasi dengan komisi terkait dan anggota DPR dari daerah terdampak agar kebutuhan masyarakat, mulai dari evakuasi, layanan kesehatan, logistik hingga pemulihan fasilitas, dapat segera ditangani,” tegasnya. (dtc/muz)






