JATENGPOS.CO.ID, SAN SEBASTIAN – Striker Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, menegaskan ambisinya membawa Les Parisiens juara Liga Champions pada musim ini. Sebab, menurut kabar yang berembus, ini adalah kesempatan terakhir Mbappe sebelum akhirnya angkat kaki.
Kylian Mbappe dikabarkan tidak akan memperpanjang kontraknya di PSG yang usai pada musim ini. Eks AS Monaco itu akan pergi dengan status bebas transfer.
Selama memerkuat PSG, Mbappe masih belum bisa memenangi Liga Champions. Padahal, satu di antara alasan PSG mendatangkannya adalah untuk meraih si kuping besar.
Karena itu, Mbappe mencoba melakukan yang terbaik pada musim ini. Ia mencetak dua gol ketika PSG bertandang ke markas Real Sociedad pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. PSG pun melaju ke fase berikutnya setelah menang dengan agregat 4-1.
“Saya selalu ingin bermain dan melakukan yang terbaik di Liga Champions. Saya hanya mencoba yang terbaik,” ujar Kylian Mbappe menurut laporan Fabrizio Romano.
Kylian Mbappe pun enggan ambil pusing dengan taktik yang dimainkan Luis Enrique pada beberapa laga terakhir. Enrique memilih tidak menurunkan Mbappe sebagai starter. Meskipun, Mbappe sedang gacor pada musim ini dengan mencetak 34 gol dari 34 pertandingan di berbagai ajang.
“Luis Enrique? Semuanya baik-baik saja dengannya. Hubungan kami baik dan tidak ada masalah. Orang-orang bisa berpikir berbeda soal hal itu. Namun, semuanya sangat baik,” ungkap Mbappe.
Sementara itu, Luis Enrique punya alasan kenapa belakangan ini tidak memainkan Mbappe sebagai starter, ia ingin sedia payung sebelum hujan.
“Sepertinya masa depan Kylian Mbappe tidak akan ada di sini. Jadi, kami harus menguji taktik dengan pemain lain,” ujar Luis Enrique.
Kylian Mbappe dikabarkan akan memilih hengkang ke Real Madrid. Meskipun, tawaran gaji yang disodorkan Madrid masih lebih kecil dari apa yang diajukan PSG.
Luis Enrique mungkin diharapkan untuk memanfaatkan kemampuan memanggil Mbappe sampai saat itu tiba, namun dia malah berusaha mengurangi waktu bermain pencetak gol terbanyaknya itu.
Kylian Mbappe start dari bangku cadangan untuk pertandingan PSG berikutnya di Nantes, meskipun ia masuk untuk mencetak penalti dalam kemenangan 2-0.
Seminggu kemudian Kylian Mbappe menjadi kapten di kandang melawan Rennes, tetapi digantikan pada menit ke-65. Penggantinya Goncalo Ramos kemudian mencetak gol penyeimbang dalam laga yang berakhir 1-1.
Komentarnya muncul setelah dia dengan tegas menyatakan dalam konferensi pers pekan lalu bahwa PSG akan memiliki ‘tim yang jauh lebih baik’ musim depan, saat Mbappe diperkirakan akan bermain untuk Real Madrid.
Mbappe, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa PSG dengan 244 gol, tampak bersemangat untuk menegaskan bahwa tidak ada yang salah dengan dirinya di Monaco saat ia keluar dari ruang ganti setelah jeda.
Setelah berganti pakaian olahraga, dia berjalan mengelilingi lapangan sambil melambai kepada para penggemar dan kemudian duduk di tribun di samping ibunya, bukan di bangku cadangan di samping rekan satu timnya. (bls/bol/riz)



