JATENGPOS.CO.ID, BELGRADE – Timnas Serbia dan Timnas Inggris akan berjumpa dalam lanjutan Kualifikasi Pildun 2026 zona Eropa Grup K, digelar di Red Star Stadium, Belgrade, Rabu (10/09/2025) dinihari pukul 01:45 WIB, disiarkan langsung RCTI dan live streaming Vision+. Laga penentu puncak klasemen.
Inggris datang dengan ambisi melanjutkan rekor sempurna mereka di kualifikasi. The Three Lions menargetkan kemenangan kelima beruntun sekaligus menjaga posisi nyaman di puncak Grup K.
Saat ini, anak asuh Thomas Tuchel memimpin klasemen dengan 12 poin dari empat laga, unggul lima angka atas Serbia yang menempel di posisi kedua dengan satu pertandingan lebih sedikit. Serbia sendiri belum tersentuh kekalahan, mencatat dua kemenangan dan sekali imbang sejauh ini.
Tim tuan rumah memulai perjalanan dengan hasil imbang melawan Albania, kemudian meraih kemenangan atas Andorra dan Latvia. Solidnya lini belakang mereka tercermin dari catatan empat gol yang dicetak tanpa sekali pun kebobolan. Jika mampu menumbangkan Inggris, selisih poin di puncak klasemen akan terpangkas menjadi hanya tiga.
Serbia memiliki tradisi tampil di tiga dari empat edisi terakhir Piala Dunia, tapi selalu kandas di fase grup, termasuk kegagalan lolos dari fase grup Euro 2024. Namun, pelatih Dragan Stojkovic menegaskan bahwa timnya kini lebih matang, terutama dengan kehadiran duet tajam Aleksandar Mitrovic dan Dusan Vlahovic di lini depan.
Sementara itu, Inggris baru saja mengalahkan Andorra dengan skor 2-0. Meski tetap menjaga rekor bersih dari kebobolan, performa mereka menuai kritik lantaran hanya mencetak tiga gol dalam dua laga kontra tim lemah tersebut. Dominasi memang masih terjaga, tetapi efektivitas serangan dianggap belum maksimal.
Dengan deretan pemain bintang mulai dari Declan Rice hingga Harry Kane, Inggris masih lebih difavoritkan, akan tetapi, duel di Belgrade dipastikan akan menjadi ujian mental bagi Inggris sekaligus tolok ukur kualitas taktik Tuchel.
Serbia bakal tampil penuh percaya diri di hadapan publik sendiri, apalagi Mitrovic kembali memimpin lini depan. Kombinasi tenaga Vlahovic dan kreativitas di lini tengah bisa menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Inggris. Lini belakang Inggris memang solid sejauh ini, tetapi ujian sesungguhnya baru akan mereka rasakan di laga ini.
Melihat performa kedua tim, laga diperkirakan berlangsung ketat. Inggris punya kedalaman skuad yang lebih mumpuni, tetapi Serbia memiliki determinasi besar untuk memangkas jarak. Hasil imbang tampaknya menjadi skenario yang realistis.
Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, tidak mau menganggap remeh kualitas milik Serbia. Tuchel bahkan menilai lini depan Serbia sangatlah mengerikan karena diperkuat banyak pemain berkualitas.
“Serbia memiliki kualitas mumpuni, khususnya di lini depan. Mereka punya banyak sekali pemain berkualitas,” ujar Tuchel seperti dikutip Football5Star dari laman Yahoo Sport.
“Serbia memiliki gaya bermain cukup unik dan kami harus bisa beradaptasi. Kami ingin membuktikan diri sebagai tim kuat. Saya merasa kami telah berada di jalur yang tepat,” kata Tuchel menambahkan.
Tuchel memberikan kesempatan tampil kepada Elliott Anderson pada partai melawan Andorra. Ini merupakan kali pertama Anderson dipercaya tampil bersama The Three Lions.
Tuchel sama sekali tidak menyesal memberikan kesempatan bermain kepada Anderson. Ia mengatakan Anderson merupakan pemain berbakat dengan masa depan sangat cerah. “Dia adalah pemain dengan kualitas sangat bagus. Dia memiliki postur fisik mumpuni dan punya daya jelajah tinggi meski bermain sebagai gelandang bertahan.”
“Dia senang sekali bertahan dan tidak segan-segan melempar tubuhnya untuk berduel dengan lawan. Tidak cuma itu, kualitas operannya juga sangat bagus. Saya senang sekali melihat penampilannya,” pungkas Tuchel. Prediksi skor Serbia 1 – 2 Inggris. (bol/riz)
Prediksi Pemain
Serbia (3-5-2) : Dorde Petrovic; Nikola Milenkovic, Erakovic, Strahinja Pavlovic; Andrija Zivkovic, Nemanja Gudelj, Nemanja Maksimovic, Lazar Samardzic, Aleksa Terzic; Aleksandar Mitrovic, Dusan Vlahovic. Pelatih : Dragan Stojkovic.
Inggris (4-2-3-1) : Jordan Pickford; Reece James, Guehi, Konsa, Myles Lewis-Skelly; Anderson, Declan Rice; Noni Madueke, Morgan Rogers, Anthony Gordon; Harry Kane. Pelatih : Thomas Tuchel




