27 C
Semarang
Senin, 16 Februari 2026

Bek Muda Baru Liverpool

JATENGPOS.CO.ID, LIVERPOOL –  Liverpool kembali menjadi sorotan usai jor-joran belanja pemain pada bursa transfer musim panas 2025, lalu berlanjut pada musim dingin 2026. Menjelang deadline atau akhir bursa transfer, The Reds mengamankan pemain yang akan menjadi investasi jangka panjang, Jeremy Jacquet.

Baru berusia 20 tahun, Jacquet direkrut dari Stade Rennais senilai 60 juta euro plus 10 juta dan baru akan bergabung pada musim panas 2026. Liverpool menyalip Chelsea dalam perburuan Jacquet.

“Berita terbaru: Jeremy Jacquet ke Liverpool, here we go! Kesepakatan telah tercapai untuk Juni 2026, seperti yang sudah terungkap,” papar Fabrizio Romano.

“Diperkirakan biaya transfer adalah 60 juta ditambah 10 juta euro sebagai bonus untuk Rennes. Jeremy telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Liverpool. Kesepakatan tercapai untuk musim panas 2026 untuk salah satu bek tengah paling berbakat di dunia.”

Berikut sederet fakta menarik untuk mengenal serta potensi kontribusi yang diberikan Jeremy Jacquet untuk Liverpool:

Lahir di Bondy, Prancis, pada 13 Juli 2005, Jeremy Jacquet merupakan produk akademi terkenal Stade Rennais.

Baca juga:  STY Anti Parkir Bus

Sejak memainkan debutnya pada Januari 2024, Jacquet sudah memainkan 31 laga dengan tim utama Rennes. Jacquet juga sempat menjalani masa pinjaman pada paruh dua musim 2023/2024 dan awal musim 2024/2025 di Clermont.

Jacquet juga telah mewakili timnas Prancis di usia muda dari U-17 hingga U-21, serta masuk ke dalam Tim Terbaik pada Euro U-19 di tahun 2024.

Sempat menjadi gelandang di tim muda, Jacquet diberitahu untuk bermain pada posisi bek tengah dan tampil bagus di posisi tersebut. “Saat masih muda, hal terpenting adalah bermain. Itu berasal dari saya dan keluarga saya,” kata Jacquet.

“Saya tidak ragu-ragu. Itu menunjukkan bahwa saya percaya diri dan siap berkorban untuk mencapai tujuan saya.”

Agresif dan bek yang dapat membangun serangan dari belakang. Dua hal itu mewakili gaya main Jacquet.

Jacquet memiliki kepercayaan diri, ketenangan dalam mengontrol, mendribel bola melewati lawan dari belakang dan memiliki kemampuan mengoper bola bagus.

Jacquet dapat memainkan bola pendek atau lambung, yang membuatnya dibandingkan dengan kapten Liverpool, Virgil van Dijk.

Baca juga:  MU Jual Andre Onana, Emiliano Martinez Masuk

Pada posisinya, Jacquet dilihat sebagai pemain yang jenius dengan kepekaan taktik dan teknik yang dibutuhkan bek tengah modern.

Memiliki kecepatan dan juga keunggulan duel bola udara, Jacquet masih memiliki kekurangan pada komunikasi dan juga agresivitas bermain.

“Saya tenang saat menguasai bola, mungkin saya terlihat sedikit acuh tak acuh — tetapi saya fokus. Yang mendefinisikan saya adalah kemampuan bermain bagus, menembus pertahanan lawan dengan umpan yang tepat,” ucap Jacquet.

Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate, dua bek tengah Liverpool menjadi pemain yang menjadi panutan bagi Jacquet.

“Sebagai bek, Van Dijk dan Konate (idola Jacquet). Tapi saat kecil, idola saya adalah (Paul) Pogba – saya ingin bermain sepertinya,” papar Jacquet.

Seiring Jacquet yang akan bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2026, ia dapat belajar banyak dari Van Dijk dan Konate. Bahkan, Liverpool bak sudah menyiapkan tempat bagi Jacquet untuk menjadi suksesor Van Dijk yang kontraknya habis pada 2027. (bls/riz)



TERKINI

Rekomendasi

...

Maksimalkan Pemain Muda

Pengganti Messi di PSG

Konsultan PSSI U-17

Donnarumma dan Evolusi ManCity

Sir Alex Turun Gunung