29 C
Semarang
Jumat, 30 Januari 2026

DPD Nasdem Kudus Resmi Dinahkodai Akhwan

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Kudus, resmi dijabat oleh Akhwan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Nomor: 273-Kpts/DPP-NasDem/VII/2025.

SK yang berlaku hingga 2029 tersebut, ditetapkan di Jakarta 27 Juli 2025, dan ditandatangani oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi F. Taslim.

Diketahui, Akhwan menggantikan Superiyanto yang sebelumnya menjabat Ketua DPD Partai NasDem Kudus. Pergeseran pimpinan itu lantara Superiyanto tersandung kasus tindak pidana perjudian dan ditangkap tangan oleh Satreskrim Polres Kudus beberapa waktu lalu.

Diawal kepemimpinannya, Akhwan menggelar kegiatan pendidikan politik bagi kader-kadernya, di Gedung Budaya Bae, Minggu (3/8). Total ada sekitar 500-an kader NasDem Kudus yang hadir.

Baca juga:  Hipertensi dan Penyakit Kulit Dominasi Keluhan Pengungsi Banjir Kudus

ā€˜ā€™Pendidikan politik ini menjadi kewajiban partai politik untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) berkaitan dengan politik,’’ ujar Akhawan.

Pendidikan politik yang dibiayai bantuan keuangan partai politi (Bankeu) APBD Kudus 2025 itu, mengusung tema kearifan lokal sebagai nilai-nilai penting untuk menjalankan partai.

ā€˜ā€™Kearifan lokal itu, baik budayanya, semangat ekonomi, maupun dari segi religiusitasnya yang akan menjadi komitmen Partai NasDem,’’ tandasnya.

Akhwan berahap, wawasan politik yang dimiliki seluruh kader Partai NasDem di Kota Kretek, akan menambah kesiapan masyarakat, khususnya kadernya dalam menghadapi perubahan yang terus berganti.

Sambungnya, ketika terjadi sebuah perubahan kebijakan pemerintah, kader NasDem galau ataupu gugup. Menyusul perubahan itu adanya keterkaitan dengan situasi global.

Baca juga:  Alokasi DBHCHT Kudus 2026 jadi Rp 143 Miliar, Dampak Efisiensi Anggaran

ā€˜ā€™Melalui pendidikan politik ini, kami pun berharap para kader semakin paham dengan dinamika pemerintahan,’’ imbuhnya.

Masih kata Akhwan, dalam pendidikan politik yang diinisiasi DPD NasDem Kudus, juga mengundang pengurus dan kader tingkat kecamatan hingga desa. Sehingga bisa merespon cepat terhadap isu-isu yang ada di daerah masing-masing.
Isu terbaru, kata Dia, adanya komunitas orientasi seksual yang menyimpang yaini Seks Lelaki dengan Lelaki (SLS). Maka, para kader diharapkan mampu merespons isu itu dengan berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal.

ā€˜ā€™Kami akan berupaya secara maksimal meng-cover seluruh elemen masyarakat yang ada di Kudus. Sehingga ketika terjadi persoalan di daerah, diharapkan para kader NasDem bisa ikut terlibat mengatasinya,’’ tandasnya. (han/rit)



TERKINI

Drama Sensasional di Lisbon

Kiper Ketiga Termahal di Dunia

Ikut Panik Kiper Benfica Maju Menyerang

Kenan Yildiz Diincar Liverpool

Rekomendasi

...