26 C
Semarang
Minggu, 5 April 2026

Operasi Keselamatan Candi 2026 Polres Kudus, Resmi Digulirkan




JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Polres Kudus, Polda Jawa Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026, dengan tema Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Ops Ketupat Candi 2026. Apel gelar pasukan tersebut dipimpin Wakapolres Kudus, Kompol Rendi Johan Prasetyo, di halaman Mapolres setempat, Senin (2/2).

Dalam amanat Kapolda Jawa Tengah yang dibacakan Wakapolres Kudus, disampaikan bahwa dinamika permasalahan lalu lintas terus berkembang seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, pertumbuhan penduduk, serta kemajuan era digital yang menghadirkan berbagai layanan transportasi berbasis aplikasi.

“Oleh karena itu, Polri khususnya Satuan Lalu Lintas dituntut untuk terus berinovasi dan mampu mengantisipasi dampak modernisasi transportasi dengan tetap mengedepankan pendekatan Presisi, yaitu prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan,” kata Kompol Rendi.

Lanjutnya, apel gelar pasukan ini, bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memastikan sinergi dan koordinasi antarinstansi agar pelaksanaan operasi di lapangan dapat berjalan optimal.


Baca juga:  Ratusan Atlet Menembak Berebut Juara Tembak Reaksi

Operasi Keselamatan Candi 2026 merupakan kegiatan cipta kondisi menjelang Idulfitri 1447 H yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini melibatkan sebanyak 3.592 personel, terdiri dari 279 personel Satgas Polda dan 3.313 personel dari satuan wilayah jajaran.

‘’Operasi ini mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,’’ kata Rendi.

Sementara dalam pelaksanaannya, penindakan dilakukan melalui sistem ETLE statis maupun mobile, serta pemberian teguran. Lalu sasaran operasi, meliputi pelanggaran seperti tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, dan kendaraan tidak laik jalan.

‘’Selain itu, knalpot tidak sesuai spesifikasi, balap liar, hingga pelanggaran parkir dan kelengkapan kendaraan,’’ jelasnya.

Baca juga:  Bupati Haryanto Patroli Lokasi Rawan Kerumunan

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan bermotor dinas (ranmor) guna memastikan kesiapan operasional selama operasi berlangsung. Kompol Rendi, mengatakan bahwa pengecekan ranmor dinas merupakan langkah penting untuk mendukung kelancaran tugas di lapangan.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan dinas dalam kondisi siap pakai, baik dari kelengkapan maupun fungsi teknisnya. Dengan dukungan sarana prasarana yang optimal, diharapkan pelaksanaan operasi dapat berjalan maksimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya juga menekankan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam bertugas, menjaga profesionalisme, serta menghindari tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik.

‘’Dengan dimulainya Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Kudus berharap dapat meningkatkan budaya tertib berlalu lintas dan mewujudkan situasi kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman,’’ tutup Rendi. (mas/han/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...